Bos Baru BGN Bongkar Jurus Efisiensi Anggaran MBG

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang akan melakukan perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026.

PerbesarKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Dayang di Gedung BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). (/Winda Nelfira)

, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyatakan perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 dimulai dari mengoptimalkan efisiensi anggaran.

“Kami concern hal pertama adalah untuk efisiensi, sehingga meski kini sudah tinggal Rp 268 triliun, kami berharap masih bisa menurunkan lagi, tetapi tidak menurunkan kualitas,” katanya dikutip dari Antara, (6/4/2026).

Ia menegaskan langkah efisiensi anggaran tersebut dilakukan di berbagai bidang. BGN fokus pada tiga hal, pertama yakni refocusing (penataan ulang) penerima manfaat.

“Dua, moratorium dapur titik-titik baru, dan ketiga, pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan telah beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, termasuk perbaikan dan pelatihan sumber daya manusia di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” ujar dia.

Ia menegaskan apabila dapur-dapur MBG tersebut tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP), BGN secara tegas akan menangguhkan sementara atau suspend.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program MBG merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Konsolidasi Nasional Program MBG yang diinisiasi BGN di SICC, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6) dengan mengusung tema “500 Billion Meals Challenge: Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition – An Inspiring Session.”

 

Peran Penting MBG

PerbesarSPPG. (Sumber: Doc. Biro Hukum dan Humas BGN)

Ia menekankan seluruh pelaksana program MBG memiliki peran penting dalam memastikan manfaat dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“(Memberi) makan ini pekerjaan yang mulia bagi kita dan ini harus berhasil, akan berhasil, kalian bagian penting. Tapi, kalau kalian tidak mau bekerja dengan baik, kalian harus minggir, kalau kalian tidak bekerja dengan baik, kalau kalian tidak mau, silakan minggir. Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” ucap dia.



error: Content is protected !!