Pemerintah Gandeng Tony Blair Institute untuk Transformasi BUMN dan Menarik Investor Asing

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memulai tahapan strategis dalam transformasi BUMN dengan menarik perhatian investor asing melalui kolaborasi langsung dengan Tony Blair Institute for Global Change (TBI). Mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, bertemu dengan jajaran Direksi Danantara pada hari ini, memperkuat kekuatan portofolio proyek yang ditawarkan dan menunjukkan potensi pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain mendiskusikan investasi, pertemuan tersebut fokus pada adopsi praktik global untuk meningkatkan efisiensi korporasi negara. Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan bahwa pengalaman TBI dalam mempercepat reformasi BUMN bisa menjadi bahan referensi bagi Indonesia. “Kami ingin transformasi BUMN berjalan lebih cepat dengan menerapkan best practices global,” ujar Rosan.

Pertemuan ini juga mencakup sektor krusial seperti pengembangan kawasan ekonomi baru, hilirisasi industri, infrastruktur modern, dan penguatan kapasitas kelembagaan melalui jejaring internasional. Dony Oskaria, Kepala BP BUMN, mengatakan bahwa TBI memberikan wawasan strategis yang relevan untuk menyelesaikan tantangan nasional.

Rangkaian kunjungan Tony Blair ke Indonesia terus berlanjut, dengan Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan mantan PM Inggris di kediamannya di Jakarta Selatan pada 6 Juli. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebutkan bahwa pertemuan ini merupakan momen penting untuk silaturahmi dan membagikan perspektif strategis global.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya berdiskusi tentang proyek pembangunan yang dapat memberikan dampak signifikan pada ekonomi nasional. Pemerintah diharapkan mampu mengakselerasi proses transformasi BUMN dengan memanfaatkan kolaborasi internasional, sehingga investor asing semakin tertarik untuk berinvestasi di Indonesia.

Artikel Terkait

0