Medan (beritalokal.my.id) – Sebanyak 633 lulusan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-XXXVII Universitas Dharmawangsa (Undhar) Medan yang berlangsung di Gedung Selecta, Jalan Listrik Medan, Sabtu (30/5/2026).
Prosesi yang dipimpin Rektor Universitas Dharmawangsa, Assoc. Prof. Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A, itu menjadi momentum penting untuk menegaskan berbagai capaian peningkatan mutu pendidikan yang berhasil diraih kampus tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Kegiatan wisuda turut dihadiri perwakilan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara, Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Ketua Senat Universitas Dharmawangsa Prof. Dr. Lahmuddin Lubis, M.Ed, para wakil rektor, Direktur Program Pascasarjana Prof. Dr. Kusbianto, SH, M.Hum, para dekan dan ketua program studi, pengurus Ikatan Alumni Dharmawangsa (IKADHA).
Dalam sambutannya, Dr. H. Zamakhsyari bin Hasballah Thaib, Lc., M.A menyampaikan bahwa pada wisuda kali ini Universitas Dharmawangsa meluluskan 62 magister, 557 sarjana, dan 14 ahli madya. Selain itu, terdapat 19 wisudawan berprestasi yang memperoleh penghargaan atas capaian akademik maupun nonakademik.
Zamakhsyari menegaskan, Universitas Dharmawangsa tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan kompetensi akademik, tetapi juga membangun karakter, mental, akhlak, serta berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Zamakhsyari juga memaparkan sejumlah capaian strategis yang berhasil diraih Universitas Dharmawangsa. Salah satunya adalah keberhasilan memperoleh Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat Baik Sekali, yang menjadi bukti komitmen kampus dalam meningkatkan tata kelola dan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Selain itu, seluruh program studi yang dimiliki Universitas Dharmawangsa berhasil mempertahankan status akreditasinya. Bahkan dua program studi telah meraih predikat Akreditasi Unggul, yakni Program Studi Sarjana Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam.
Tidak hanya di bidang akreditasi, Universitas Dharmawangsa juga menunjukkan perkembangan positif dalam berbagai aspek lainnya. Berdasarkan pemeringkatan UniRank, kampus tersebut menempati posisi yang cukup baik di antara perguruan tinggi swasta di Kota Medan.
Di bidang sumber daya manusia, Universitas Dharmawangsa terus mendorong peningkatan kualitas dosen melalui studi lanjut dan berbagai program pengembangan kompetensi. Kampus juga memperkuat pembelajaran berbasis teknologi digital, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan, H. Muzakkir, SE, menyampaikan apresiasi kepada LLDikti Wilayah I Sumatera Utara dan Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara yang selama ini memberikan perhatian, pembinaan, dan dukungan terhadap perkembangan Universitas Dharmawangsa.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama belajar di Universitas Dharmawangsa dapat didharmabaktikan untuk kemaslahatan masyarakat, agama, bangsa, dan negara,” ujar Muzakkir.
Kepada para wisudawan, Muzakkir berpesan agar tidak berhenti belajar setelah meraih gelar akademik. Ia mendorong para lulusan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan yang lebih tinggi maupun pengalaman di tengah masyarakat.
Muzakkir menegaskan Yayasan Pendidikan Dharmawangsa Medan bersama seluruh sivitas akademika akan terus melakukan pembenahan, inovasi, dan peningkatan mutu pendidikan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan fasilitas kampus, pengembangan sistem teknologi informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk dukungan bagi dosen untuk melanjutkan studi menuju jenjang doktor dan guru besar.
Adapun 633 lulusan yang diwisuda berasal dari berbagai fakultas dan program studi. Rinciannya meliputi 98 sarjana Program Studi Hukum, 83 sarjana Administrasi Publik, 22 sarjana Administrasi Bisnis, 51 sarjana Ilmu Komunikasi, 28 sarjana Akuakultur, 62 sarjana Pendidikan Agama Islam, 118 sarjana Manajemen, 56 sarjana Akuntansi, 27 sarjana Teknologi Informasi, 27 sarjana Rekayasa Perangkat Lunak, 14 ahli madya D-3 Sistem Informasi, serta 20 magister Hukum dan 42 magister Pendidikan Agama Islam.
