BeritaLokal, Jakarta – Daftar Miliarder Dunia 2026 menunjukkan konsentrasi kekayaan global yang semakin terpusat di dua negara besar, China dan Amerika Serikat. Berdasarkan Hurun Global Rich List 2026, China menyandang 1.110 miliarder, sementara Amerika Serikat memiliki 1.000 miliarder, menjadikan keduanya menempati posisi teratas dengan jumlah miliarder lebih dari separuh populasi dunia.
Kekayaan global di dua negara tersebut dipengaruhi oleh dinamika ekonomi yang bergerak cepat. China mencatat pertumbuhan kekayaan sebesar 75% dalam delapan tahun terakhir, menunjukkan bahwa miliarder lokal kini telah melampaui jumlah mereka dari 10 tahun lalu. Di sisi lain, Amerika Serikat tetap menjadi pusat kekayaan terbesar karena pasar modal yang kuat, dominasi sektor teknologi, dan ekosistem kewirausahaan yang berkembang selama bertahun-tahun.
Daftar 15 Negara dengan Jumlah Miliarder Terbanyak menunjukkan perbedaan signifikan antara negara-negara Asia, Eropa, dan Amerika Utara. China memimpin dengan 1.110 miliarder, sementara Amerika Serikat mengikuti dengan 1.000 miliarder. Di kawasan Asia Tenggara, Singapura berada di peringkat ke-13 dengan 59 miliarder, sedangkan Indonesia menduduki posisi ke-14 dengan 44 miliarder. Jerman dan Inggris juga menempati posisi terbawah dalam daftar tersebut, masing-masing memiliki 171 dan 150 miliarder.
Pertumbuhan jumlah miliarder di India mencerminkan dinamika pasar konsumen domestik, sektor teknologi, dan industri manufaktur yang tumbuh pesat. Dengan populasi besar dan tingkat kekayaan meningkat, India diperkirakan masih memiliki potensi menambah jumlah miliarder dalam beberapa tahun mendatang. Di Eropa, Jerman tetap menjadi negara dengan jumlah miliarder terbanyak, disusul Inggris, Selandia Baru, dan Swiss.
Data dari Hurun mengungkapkan bahwa pusat kekayaan dunia masih berada di Asia, Amerika Utara, dan Eropa. China dan Amerika Serikat tetap menjadi dua kekuatan utama dalam penciptaan kekayaan global. Meski terdapat perbedaan signifikan antara negara-negara tersebut, konsentrasi kekayaan dunia terus berkembang di wilayah yang paling dominan secara ekonomi dan sosial.
BeritaLokal, Jakarta, Dengan data Hurun Global Rich List 2026, jelas bahwa pergeseran kekuatan global tidak berhenti. Meski Amerika Serikat masih memegang kendali utama di dunia finansial, China makin menunjukkan potensi sebagai negara dengan jumlah miliarder terbanyak. Kebijakan pemerintah, investasi eksternal, dan pengembangan sektor kreatif menjadi faktor penting dalam pergerakan kekayaan global.