Sugiono: Penyerahan Surat Kepercayaan 17 Duta Asing Dijadwalkan Minggu Ini

BeritaLokal, Jakarta – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan jadwal penyerahan surat kepercayaan (letter of credentials) dari sejumlah duta besar asing kepada Presiden Prabowo Subianto akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Sugiono saat menghadiri rapat kerja di Gedung Pancasila, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Sugiono menjelaskan bahwa proses penyerahan surat kepercayaan yang masih menunggu 17 duta besar asing telah masuk dalam jadwal resmi pemerintah. Meski tidak merinci hari spesifik, ia mengatakan bahwa agenda tersebut dijadwalkan untuk minggu ini. “Sudah dijadwalkan. Kalau tidak salah minggu ini,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan bahwa tidak ada penumpukan proses yang luar biasa karena seluruh duta besar yang sebelumnya menunggu telah menyampaikan surat kepercayaan mereka pada November 2025. “Saat itu semua yang pending sudah diserahkan kredensialnya. Terus setelah itu, ya dari November sampai sekarang, datangnya juga bertahap dan prosesnya juga bertahap,” kata Sugiono.

Ia menepis anggapan bahwa ketidaksegeraannya penyerahan surat kepercayaan bisa memengaruhi hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat. Menurut Sugiono, komunikasi dan kerja sama dengan para duta besar tetap berjalan meski mereka belum secara resmi menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden. “Saya sudah ketemu dengan sebagian besar dari mereka, walaupun tidak dalam suasana yang formal,” katanya.

Pihak pemerintah menjelaskan bahwa proses penyerahan surat kepercayaan merupakan tahapan protokoler dalam hubungan diplomatik antarnegara. “Saya bukan menyampaikan hal-hal yang sebetulnya protokoler,” kata Sugiono.

Isu keterlambatan penyerahan surat kepercayaan menjadi sorotan setelah mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyinggungnya dalam catatan terkait pelaksanaan diplomasi Indonesia. Sugiono menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat tetap berlangsung normal, tanpa hambatan berarti. “Hubungan dan komunikasi juga berjalan dengan baik,” katanya.

Sugiono menyebutkan bahwa penyerahan surat kepercayaan adalah langkah formal dalam menjaga keterbukaan dan kerja sama bilateral. Ia memastikan proses ini tetap diatur secara terstruktur, meski tidak menjamin waktu pasti. “Kita harus bersabar, tapi kita juga harus tetap berkomunikasi dengan pihak-pihak yang relevan,” kata dia.

Artikel Terkait

0