BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memulai tahapan pengabdian Ripple kepada veteran Amerika Serikat (AS) dengan mendukung kampanye Giving 4th yang menetapkan keterlibatan publik dalam Hari Kemerdekaan. Perusahaan teknologi blockchain Ripple, yang dikenal karena layanan pembayaran kripto XRP, menggandakan donasi untuk veteran hingga US$ 10.000 atau Rp 180 juta dalam XRP pada 4 Juli 2026.
Selain itu, Ripple memperkuat dukungan terhadap Call of Duty Endowment, sebuah organisasi nirlaba yang membantu veteran mengembangkan karier setelah masa dinas militer. Dengan target menempatkan 200.000 veteran dalam pekerjaan pada 2030, Ripple memastikan donasi XRP akan digunakan untuk mendukung program pengangguran tersebut. Pihak Ripple mengatakan, kampanye ini bertujuan melestarikan kemanusiaan dan memberi kepuasan bagi para veteran yang berkontribusi pada nasionalisme negara.
Dalam rangka memenuhi regulasi pasar aset kripto (MiCA), Ripple telah menerima otorisasi lisensi Penyedia Layanan Aset Kripto (CASP) dari Komisi Pengawasan Sektor Keuangan Luksemburg. Perizinan ini memberikan kebijakan hukum untuk operasional bisnis Ripple di Eropa, termasuk menawarkan layanan pembayaran kripto teregulasi bagi lembaga keuangan, perusahaan, dan bisnis di seluruh 30 negara Ekonomi Eropa. Ripple mengatakan bahwa lisensi ini memperkuat posisi mereka sebagai mitra dalam infrastruktur finansial digital, dengan portofolio global melebihi 75 lisensi regulasi.
Pada saat penulisan, kampanye donasi XRP telah menarik US$ 814,19, dan jika mencapai target US$ 10.000, Ripple akan menggandakannya dalam XRP. Dengan keterlibatan publik yang meningkat, Ripple menjelaskan bahwa donasi ini menjadi bagian dari kampanye untuk memperkuat ikatan antara perusahaan dan masyarakat.
Sementara itu, regulasi MiCA yang berlaku sejak 1 Juli 2026 memaksa perusahaan kripto menyerahkan lisensi CASP agar tetap bisa memberikan layanan di bawah aturan Uni Eropa. Ripple mengatakan bahwa persetujuan ini membuka jalan bagi pengembangan bisnis di Eropa, dengan dukungan infrastruktur pembayaran aset kripto dan stablecoin yang telah dipastikan.
Ripple juga menegaskan bahwa pihaknya tetap mematuhi MiCA dan akan terus bergerak untuk meningkatkan layanan mereka. Dengan adanya lisensi CASP, Ripple diharapkan bisa menjadi salah satu pelaku utama dalam ekonomi digital Eropa, menjadikan XRP sebagai alat keuangan yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna global.
Kampanye ini menunjukkan bahwa Ripple tidak hanya fokus pada teknologi kripto tetapi juga berkontribusi terhadap masyarakat melalui pemberdayaan dan keadilan sosial. Dengan tindakan ini, perusahaan mengingatkan bahwa keberhasilan ekonomi digital bergantung pada partisipasi aktif dari semua pihak.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Etanol dalam Bensin 2027 untuk Meningkatkan Ketahanan Energi
9 Juli 2026
Properti Cikarang Makin Prospektif
9 Juli 2026
Revisi Aturan Outsourcing Bakal Dilaporkan ke Prabowo Bulan Ini
9 Juli 2026
Prabowo Pilih B50 Biodiesel, Kemandirian Nasional Terjaga
9 Juli 2026
Rupiah tekanan tinggi, penyebabnya termasuk inflasi dan harga minyak dunia
9 Juli 2026
Paradigm Raih Dana Rp 21,6 Triliun untuk Teknologi Crypto & AI
9 Juli 2026
Perusahaan Tambang Komitmen Pakai B50, Pemerintah Tindak Lanjuti
9 Juli 2026
Registri Karbon Diluncurkan, Hashim Minta Dukungan Pemda
9 Juli 2026
Memuat komentar...