Registri Karbon Diluncurkan, Hashim Minta Dukungan Pemda

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memulai tahapan implementasi sistem registri unit karbon yang telah dicanangkan sejak beberapa tahun lalu, dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo menyatakan kebutuhan kuat untuk sinergi pemerintah daerah dalam mempercepat prosesnya. Menurutnya, sistem ini bukan hanya alat pengukuran emisi, tetapi juga kunci untuk menghadirkan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat serta menarik investasi internasional.

Hashim menjelaskan bahwa sistem registri unit karbon merupakan hasil kerja lintas kementerian dan lembaga yang telah berjalan solid. Prosesnya dimulai dari penyusunan regulasi hingga peluncuran sistem, dengan keberhasilan ini memperkuat posisi Indonesia di pasar global. “Kita sudah mewujudkan satu sistem, sekarang yang terpenting adalah implementasinya,” kata dia dalam acara peluncurannya di Jakarta Theater, Kamis (9/7/2026). Pemangku kepentingan diperlukan untuk memastikan tata kelola berjalan efektif hingga tingkat daerah.

Sistem ini dinilai mampu menjadi kebanggaan bersama karena telah menunjukkan kemampuan birokrasi dalam integrasi proses. Hashim juga menyampaikan bahwa pembentukan sistem melalui proses panjang, dengan perdebatan internasional sejak 2024 mencakup pertemuan di London dan New York. Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025 menjadi titik terang dalam pembuatan sistem yang kini siap dipertahankan.

Selain itu, sistem registri unit karbon juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Pemerintah menargetkan jutaan keluarga dapat memperoleh manfaat dari sektor lingkungan dan kehutanan berkelanjutan. Hashim mengatakan bahwa kini momen ini harus dimanfaatkan karena investor dan pelaku usaha sedang menunggu implementasi yang berjalan baik.

Dalam bagian lain, perluasan sistem registri unit karbon juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan sinergi pemerintah daerah, proyek ini bisa menjadi pilar utama untuk menghadapi tantangan iklim dan menarik investasi yang lebih luas. Hashim meminta dukungan penuh dari gubernur dan bupati dalam menjaga kinerja sistem sejauh masa depan.

Artikel Terkait

0