Perpanjangan PPPK bergantung kualitas kinerja

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memulai tahapan perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menunggu kualitas kinerja para pegawai tersebut. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan situasi ekonomi saat ini memerlukan kebijakan yang lebih ketat untuk mencegah PHK massal.

Selain itu, Zudan menegaskan bahwa perpanjangan kontrak PPPK harus sejajar dengan peningkatan kinerja ASN. Ia menyebutkan, beberapa pegawai PPPK yang diangkat pada 2024 atau 2025 sudah mendekati masa habis kontrak. Masa kerja mereka bervariasi dari satu hingga lima tahun, sehingga mengakibatkan keresahan terhadap kinerjanya. “Saya berharap situasi ekonomi seperti saat ini tidak memicu PHK massal,” kata Zudan dalam Rapat Kerja dengan Komite I DPD, dikutip pada 7/7/2026.

Zudan menyebutkan bahwa BPASN (Badan Pertimbangan ASN) telah mencatat ada pemecatan pegawai PPPK yang tidak berkinerja baik. Namun, ia menekankan bahwa kinerja ASN harus dijaga dengan tegas. “Kami memastikan PPPK tetap diperpanjang sebisa mungkin dengan peningkatan kualitas,” terangnya.

Sementara itu, perhatian pemerintah juga berfokus pada pengoptimalan gaji tunggal (single salary) bagi ASN. Zudan menyatakan bahwa gaji tunggal bisa menjadi solusi untuk menjamin kesejahteraan para pegawai setelah pensiun. Ia mengungkapkan, sistem ini diperjuangkan BKN dalam rapat kerja dengan Komite I DPD. “Kami ingin ASN kami sejahtera sejak pensiun, sehingga bisa fokus bekerja lebih baik,” kata Zudan.

Penerapan single salary juga diimbangi dengan penguatan anggaran pemerintah pusat untuk membayar gaji ASN jika pemerintah daerah tidak mampu. Zudan menegaskan bahwa pemerintah harus terus berperan aktif dalam mengatur sumber daya manusia, terutama di daerah yang kurang mampu. “Kami mendorong ASN fokus pada jabatan fungsional tanpa ada pilihan lain jika anggaran tidak tersedia,” tandasnya.

Dalam rangka mendukung kinerja ASN, Zudan juga menekankan pentingnya pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi pegawai. “Kami berharap kebijakan ini bisa menggenjot kinerja ASN saat aktif,” ujar dia. Perpanjangan kontrak PPPK, single salary, serta penguatan anggaran menjadi fokus utama pemerintah dalam menangani tantangan terkini.

Artikel Terkait

0