PT Pyridam Farma Tbk. melalui anak usahanya meresmikan fasilitas produksi injeksi steril lini 3 dan warehouse baru untuk memperluas jangkauan pasar.
PerbesarIlustrasi. PT Pyridam Farma Tbk. melalui anak usahanya memiliki fasilitas produksi injeksi steril lini 3 dan warehouse terbarunya. (/Angga Yuniar)
, Jakarta – PT Ethica Industri Farmasi, anak usaha PT Pyridam Farma Tbk. meresmikan fasilitas produksi injeksi steril lini 3 dan warehouse terbarunya.
Berlokasi di pabrik Ethica di Cikarang, pembangunan lini 3 yang diselesaikan dalam kurun waktu 1,5 tahun sejak 2024 ini dirancang untuk menjawab peningkatan kebutuhan obat injeksi steril nasional, khususnya bagi layanan rumah sakit dan program kesehatan pemerintah.
Fasilitas baru ini dirancang untuk melipatgandakan kapasitas produksi hingga tiga kali lipat dibandingkan lini 1 dan 2, dengan mengacu pada standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), EU Good Manufacturing Practices (EU GMP), serta standar Therapeutic Goods Administration (TGA) Australia.
Faktor yang menjadi pembeda dari Lini 3 yaitu spesialisasi dan skalabilitas. Kehadiran Lini 3 memberikan volume produksi yang jauh lebih besar, sehingga memungkinkan Persereoan untuk memenuhi permintaan yang cukup panjang dari mitra CDMO.
Terlebih lagi, ekosistem JKN yang semakin matang sehinggan membuat permintaan sediaan steril dalam negeri terus melonjak. Untuk itu, sekitar 97% produksi Ethica adalah injeksi steril generik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang mayoritas diserap oleh ekosistem BPJS Kesehatan.
“Kehadiran Lini 3 memberikan volume produksi yang jauh lebih besar, sehingga memungkinkan kami menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus menyerap lebih banyak permintaan mitra Contract Development and Manufacturing Organization (CDMO). Ini bukan sekadar peresmian sebuah fasilitas produksi, ini adalah pernyataan bahwa industri farmasi Indonesia siap berdiri sejajar dengan standar global, dan PYFA berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dari pernyataan itu,” tegas Direktur Utama PT Pyridam Farma Tbk Lee Yan Gwan, Minggu (7/6/2026).
Produk Berstandar Global
PerbesarSeorang pria melihat ponselnya di depan layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang anjlok signifikan selama pembukaan pasar, di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026. (BAY ISMOYO/AFP)
Lini 3 adalah bukti bahwa Indonesia mampu memproduksi sediaan steril injeksi berstandar global secara mandiri, mengurangi ketergantungan impor, dan wujud nyata dalam mendukung kemandirian farmasi nasional.
Ke depannya, PYFA telah merancang peta jalan (roadmap) manufaktur berkelanjutan yang agresif melalui persiapan pengembangan Lini 4 dan Lini 5. Pengerjaan fisik untuk Lini 4 dan 5 saat ini sudah berjalan dengan fokus portofolio yang berbeda, khususnya pada jenis sediaan farmasi yang akan diproduksi.
Perseroan menegaskan bahwa setiap langkah investasi strategis dilakukan dengan menerapkan prinsip kehati-hatian serta senantiasa tunduk dan patuh terhadap seluruh ketentuan regulator guna mendukung pertumbuhan usaha yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
