Pemko Medan Perluas SasaranProgram Tebus Ijazah

BeritaLokal, Jakarta – Pemko Medan kini melanjutkan dan memperluas Program Tebus Ijazah pada tahun anggaran ini, menambah jangkauannya ke madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Program yang diperkenalkan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas tahun lalu kini berperan lebih besar dalam mendukung peserta didik dan mantan peserta didik jenjang SD dan SMP yang mengalami penahanan ijazah karena tunggakan biaya pendidikan yang tidak mampu dibayar oleh orang tua.

Program Tebus Ijazah bertujuan mempercepat proses pemberian ijazah kepada siswa yang telah menyelesaikan pendidikan namun masih terkunci di sekolah swasta akibat keterbatasan ekonomi. Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Prayogi, mengatakan bahwa program ini telah diperkuat dengan peningkatan kuota dari 360 penerima manfaat di tahun lalu menjadi 500 untuk tahun ini.

Selain itu, cakupan program juga diperluas hingga mencakup madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) setingkat SD dan SMP yang berada di bawah Kemenag. Perubahan ini disambut positif oleh masyarakat yang mengharapkan penjaminan akses pendidikan bagi anak-anak yang bersekolah di madrasah swasta. Namun, syarat utama penerima manfaat adalah status warga Kota Medan yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). Warga luar Kota Medan belum dapat mengikuti program ini.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menerapkan mekanisme pendataan berlapis untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Proses dimulai dengan pemetaan oleh Dinas Pendidikan terhadap sekolah swasta yang mengalami penahanan ijazah. Sekolah yang menyerahkan nama siswa akan diverifikasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Dinas Sosial. Siswa dengan kategori prioritas dalam DTSEN langsung diproses, sementara siswa dengan kondisi ekonomi mendadak yang tidak tercatat di DTSEN akan menjalani klarifikasi lapangan bersama sekolah dan pemerintahan setempat.

Dengan mekanisme ini, semua tunggakan biaya pendidikan segera diselesaikan oleh Pemko Medan kepada yayasan sekolah, sehingga ijazah dapat diserahkan secara cepat. Program Tebus Ijazah diharapkan menjadi solusi kritis dalam mempercepat akses pendidikan bagi siswa yang terkena dampak ekonomi.

error: Content is protected !!