Fani Rahmansyah mengemas album dengan narasi yang dekat dengan keseharian, dari fase mengagumi orang hingga berani melangkah ke jenjang serius.
PerbesarFani Rahmansyah mengemas album dengan narasi yang dekat dengan keseharian, dari fase mengagumi orang hingga berani melangkah ke jenjang serius. (Foto: Koleksi Pribadi Fani Rahmansyah)
, Jakarta – Musisi pop-rok Fani Rahmansyah, meramaikan belantika musik Tanah Air dengan meluncurkan album dalam format Extended Play atau EP bertajuk Kode. Karya terbaru yang dirilis di bawah naungan label FS Labels ini merangkum dinamika percintaan masa kini melalui lima lagu penuh warna.
Fani Rahmansyah mengemas album dengan narasi yang dekat dengan keseharian, dari fase mengagumi seseorang hingga berani melangkah ke jenjang lebih serius. Setiap lagu di album Kode merupakan representasi perjalanan emosional sang musisi.
“Kode ini sebuah perjalanan. Dari sekadar mengagumi tipikal pasangan yang kita suka, sampai akhirnya punya nyali untuk datang ke rumah orang tuanya. Saya ingin EP ini bisa jadi anthem buat teman-teman di luar sana yang lagi berjuang memberi kode, atau yang sudah siap menuju tahap serius,” ujar Fani Rahmansyah kepada wartawan di Jakarta, awal Juni 2026.
Fani Rahmansyah memilih lagu “Typeku” sebagai fokus utama dalam album perdana ini. Keputusan itu diambil karena lagu ini dianggap paling kuat mewakili identitas musik barunya, sekaligus menjadi gerbang pembuka dari seluruh rangkaian cerita romansa dalam Kode.
Inspirasi lagu “Typeku” muncul dari momen sederhana namun berkesan, saat seseorang tak sengaja bertemu sosok impian di transportasi umum. Fani Rahmansyah mencoba menangkap fenomena salah tingkah yang dialami pria saat berhadapan langsung dengan gadis pujaan.
“Typeku” diletakkan pada urutan pertama untuk mengajak pendengar merasakan kejujuran perasaan yang muncul saat jatuh cinta pada pandangan pertama. Lebih lanjut Fani Rahmansyah berbagi cerita di balik pemilihan posisi lagu tersebut yang berkaitan dengan pengalaman pribadi banyak orang.
“Lagu ini ditaruh di track pertama karena dia gerbang pembuka. Ceritanya sangat jujur dan banyak dialami orang. Penginnya sok asyik, pura-pura lihat jendela atau nyanyi, padahal aslinya jantung sudah mau copot karena di depan kita ada orang yang kita banget. Saya ingin lagu ini jadi anthem seru-seruan buat siapa saja yang pernah salting karena cinta dalam diam,” jelasnya.
Keunikan Lain
PerbesarFani Rahmansyah mengemas album dengan narasi yang dekat dengan keseharian, dari fase mengagumi orang hingga berani melangkah ke jenjang serius. (Foto: Koleksi Pribadi Fani Rahmansyah)
Dari segi musikalitas, aransemen “Typeku” mengusung pop-rok yang dinamis lewat perpaduan ketukan drum yang catchy dan riff gitar ceria. Meski liriknya menceritakan kegugupan luar biasa, namun balutan musik ceria membuat lagu ini terasa menyenangkan di telinga.
