Laba Bersih Bakrie & Brothers Melonjak 49,6%

BeritaLokal, Jakarta – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencatatkan pencapaian laba bersih sebesar Rp 503 miliar pada tahun 2025, menggilingkan pertumbuhan 49,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 336 miliar. Peningkatan ini dianggap sebagai bukti kinerja perusahaan yang kuat dalam mempertahankan performa bisnis di tengah tantangan ekonomi global.

Direktur Utama dan CEO BNBR, Anindya Bakrie, mengungkapkan bahwa perusahaan mampu menjaga stabilitas operasional meski menghadapi berbagai risiko. “Kita harus beradaptasi dengan kondisi ekonomi yang tidak pasti,” katanya dalam keterangan resmi. Peningkatan laba terutama dipengaruhi oleh keberhasilan di sektor infrastruktur dan teknologi, seperti pengembangan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung yang dikelola PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), serta proyek digital dari anak perusahaan MKN.

Di sektor infrastruktur fisik, CCT mengelola jalan tol 26,184 kilometer dengan masa konsesi hingga tahun 2061. Pendapatan rata-rata CCT mencapai Rp 2,3 miliar per hari, diproyeksikan meningkat seiring pertumbuhan traffic dan tarif pada 2026. Sementara itu, PT Multi Kontrol Nusantara (MKN) berhasil menggandakan pendapatan dari sektor digital sebesar Rp 358,9 miliar pada tahun 2025, dengan peningkatan 14,9% dibandingkan tahun lalu.

Pertumbuhan laba juga didorong oleh ekspansi bisnis kendaraan listrik melalui VKTR Teknologi Mobilitas. Pada 2025, VKTR berhasil menjual 69 unit kendaraan listrik, termasuk 53 bus, 10 truk, dan enam forklift kepada berbagai industri. Pada 2026, VKTR telah menyelesaikan pengiriman 30 unit bus listrik 12 meter ke TransJakarta, membawa total pasokan mencapai 152 unit atau sekitar 30% dari armada bus listrik saat ini.

Selain itu, BNBR melanjutkan pembangunan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) di berbagai lokasi dan memperluas jaringan pengisian daya kendaraan listrik. PT Helio Synar Energi juga memperluas jaringan charging point di kawasan industri, bandara, serta kampus Yogyakarta.

Anindya Bakrie menegaskan bahwa ke depan perusahaan fokus pada pengembangan infrastruktur digital dan energi hijau. “Kita harus terus berinovasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis,” katanya. Dengan semangat adaptasi, BNBR berharap bisa menjadi pionir dalam mempercepat transisi ekonomi menuju masa kisaran emisi rendah.

[Penutup]