Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan Rudal Israel

Ppenutupan wilayah udara Iran dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan keamanan.

PerbesarAsap mengepul setelah serangan pesawat tak berawak Iran di area pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu, 1 Maret 2026. (AP Photo/Fatima Shbair)

, Teheran – Iran menutup wilayah udara di bagian barat negaranya setelah meluncurkan serangan rudal ke Israel sebagai respons atas operasi militer Israel di Lebanon. Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara yang memicu gangguan lalu lintas penerbangan di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Majid Akhavan, mengatakan penutupan wilayah udara dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan, dikutip dari laman Times of Israel, Senin (8/6/2026).

“Karena pertimbangan keselamatan dan keamanan, wilayah udara bagian barat negara ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut,” kata Akhavan dalam pernyataan yang dikutip kantor berita IRNA.

Tidak hanya Iran, Irak juga mengumumkan penutupan sementara wilayah udaranya dan menghentikan layanan navigasi penerbangan menyusul meningkatnya risiko keamanan setelah serangan rudal tersebut.

Pejabat penerbangan sipil Irak mengatakan langkah itu diambil untuk menjaga keselamatan lalu lintas udara di tengah eskalasi konflik regional.

Otoritas Penerbangan Sipil Irak menyatakan wilayah udara negara itu akan ditutup selama 72 jam.

Sementara itu, Suriah juga mengambil langkah serupa dengan menutup sementara wilayah udara bagian selatan selama 12 jam. Pemerintah Suriah turut menghentikan operasional Bandara Internasional Damaskus sebagai tindakan pencegahan.

Penutupan wilayah udara di sejumlah negara Timur Tengah terjadi setelah Iran meluncurkan rentetan rudal ke arah Israel sebagai balasan atas serangan terbaru Israel terhadap target yangdengan Hizbullah di Lebanon.

Eskalasi terbaru ini meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan dan berpotensi mengganggu jalur penerbangan internasional yang melintasi wilayah Timur Tengah.



error: Content is protected !!