Presiden Timor Leste Desak ASEAN Cegah Eskalasi Konflik di Laut China Selatan

BeritaLokal, Jakarta – Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta menekankan pentingnya kerja sama ASEAN untuk mencegah eskalasi konflik di Laut China Selatan. Kebijakan ini disampaikan dalam pidato langsung yang dilakukan di ERIA School of Government Leadership Lecture Series, Jakarta, pada 2 Juni 2026. Ramos-Horta mengingatkan bahwa ketegangan regional di kawasan ini bisa berdampak luas jika tidak diatasi secara proaktif.

Menurutnya, ASEAN harus aktif dalam memantau situasi dan mendorong pemecahan konflik sejak dini. “Ketegangan yang tidak ditangani dengan baik bisa mengarah ke krisis global,” kata dia. Ramos-Horta menekankan bahwa sikap pasif di kawasan ini justru meningkatkan risiko konflik lebih besar di masa depan. Ia menyebutkan bahwa mekanisme pencegahan konflik harus dipertahankan di tingkat kepemimpinan teratas, bukan hanya melalui birokrasi atau diplomasi biasa.

Pihaknya juga memuji upaya ASEAN dalam mengembangkan Code of Conduct (CoC) untuk Laut China Selatan. CoC ini dirancang sebagai instrumen etika yang dapat membantu meredakan ketegangan dan memperkuat kepercayaan antar pihak. Ramos-Horta menilai kawasan ini memiliki potensi strategis karena posisi geopolitiknya, serta keberadaan tiga negara besar (Tiongkok, Jepang, dan AS) yang terlibat dalam perdebatan sengketa.

Selain itu, ia meminta semua pihak untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi. Ramos-Horta menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur permanen di wilayah yang masih menjadi objek klaim sebaiknya dihindari agar stabilitas tidak terganggu. Ia juga mengapresiasi upaya ASEAN dalam menjaga keseimbangan politik, budaya, dan agama antar negara anggota, meski kawasan ini tetap berpotensi pergeseran.

“ASEAN telah mencatat kemajuan signifikan dalam integrasi ekonomi dan mobilitas masyarakat,” kata dia. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini harus diimbangi dengan tindakan konkret yang bisa diterapkan secara langsung. “Kita tidak boleh hanya berbicara tentang teori, tapi mengambil langkah nyata untuk melindungi kawasan yang begitu penting,” kata Ramos-Horta.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyoroti peran penting ASEAN dalam memastikan bahwa kebijakan regional tetap relevan dan efektif di tengah dinamika geopolitik global. Dengan kerja sama yang intensif dan komitmen terhadap pencegahan konflik, Ramos-Horta berharap kawasan Laut China Selatan mampu menjadi contoh keberhasilan bagi ASEAN dalam mengelola sengketa internasional.

Artikel Terkait

0