BeritaLokal, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami koreksi pada perdagangan Senin, 8 Juni 2026. IHSG berada di posisi 5.395-5.412, menunjukkan risiko tekanan jual yang mungkin memperparah pola naiknya indeks. Berikut analisis teknis dan rekomendasi saham yang relevan.
Menurut Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana, IHSG berada dalam fase wave (v) dari wave 5, memperkuat kemungkinan terus bergerak ke bawah di rentang 5.395-5.412. “IHSG sedang mengalami tekanan jual yang mendorongnya ke area gap dan moving average 200,” kata Wicaksana dalam pernyataannya. Ia menyarankan posisi berdagang di level support 5.381 dan resistance 5.941, dengan target harga 5.517-6.588.
Sementara riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas mengungkapkan IHSG akan melemah pada level support 5.370-5.730. Rekomendasinya mencakup saham PT Archi Indonesia (ARCI), PT Alamtri Minerals (ADMR), dan PT Merdeka Battery Materials (MBMA).
Rekomendasi Saham
Herditya menyarankan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target 3.020-3.200, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang diharapkan naik ke 610-660. Sementara itu, MBMA dianjurkan berdagang di rentang 390-418 dengan target 472-520.
Rekomendasi Teknikal
1. ANTM: Buy on Weakness dengan harga entry 2.690-2.740, target 3.020-3.200, dan stoploss di bawah 2.630.
2. BRMS: Buy on Weakness pada 494-510, target 610-660, serta stoploss di bawah 482.
3. MBMA: Buy on Weakness di 390-418 dengan target 472-520 dan stoploss di bawah 374.
Analisis Teknikal Lainnya
Saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) dianjurkan sell on strength pada 1.930-2.070, meskipun masih terkoreksi di area 860-1.135.
Pendekatan Investasi
Herditya menekankan bahwa keputusan investasi bersifat independen dan harus didukung analisis mendalam. “Pelajari dan analisis sebelum membeli atau menjual saham,” kata dia.
Transaksi saham pada 5 Juni 2026 mencatatkan koreksi terbesar sejak beberapa bulan lalu, dengan IHSG menunjukkan tekanan jual di sektor transportasi, energi, dan keuangan. Dalam pasar negosiasi, saham TPIA turun 8,13% ke level Rp1.300 per saham, sementara volume perdagangan mencapai 91.476.930 saham dengan nilai transaksi Rp31,4 triliun.
Dengan demikian, investor diharapan tetap memantau dinamika IHSG dan mengantisipasi koreksi berkelanjutan seiring pergerakan pasar saham yang terus dipengaruhi faktor ekonomi lokal dan global.
Artikel Terkait
Rekomendasi Saham Hari Ini: EMAS, ENRG, TPIA, BBCA, ISAT, MEDC
12 Juni 2026
IHSG Diprediksi Menghijau, Cek Rekomendasi Saham 12 Juni 2026
12 Juni 2026
Cek Rekomendasi Saham Sesi Kedua Hari Ini
11 Juni 2026
IHSG Mendekati 6.000, Risiko Jangka Pendek Membayangi
11 Juni 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: BMRI, TPIA, BUMI, hingga DEWA
9 Juni 2026
IHSG Diprediksi Koreksi, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini
9 Juni 2026
Cek Laju Harga Saham BBCA Hari Ini
8 Juni 2026
Memuat komentar...