Rekomendasi Saham Hari Ini: BMRI, TPIA, BUMI, hingga DEWA

[BeritaLokal], Jakarta – Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan signifikan pada perdagangan Senin (8/6/2026), dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 4,52% menjadi 5.342,13, menunjukkan koreksi yang mendalam setelah mencatatkan level tertinggi 5.523,94 pada awal pekan. Tekanan tersebut merata di seluruh sektor, dengan industri, infrastruktur, dan transportasi mengalami penurunan paling signifikan, mencapai 6,39% dan 6,29% masing-masing. Sementara sektor energi, konsumsi, kesehatan, dan teknologi juga terpangkas antara 4% hingga 4,68%, mencerminkan ketidakpastian pasar global dan sentimen investor yang terkendala oleh tekanan rupiah serta aliran modal asing yang mengalami penurunan drastis.

Dalam laporan BNI Sekuritas, Head of Retail Research, Fanny Suherman, menyebutkan bahwa IHSG berpotensi menguji level resistance 5.500 pada Selasa (9/6/2026), dengan level support jangka pendek di 5.000-5.150. Jika IHSG gagal memecahkan resistance tersebut, maka koreksi terus berlanjut, terutama jika rupiah terus melemah. Sejalan dengan itu, Kiwoom Sekuritas Indonesia menekankan pentingnya strategi dividen investing sebagai “defensif” dalam kondisi pasar yang tidak menghasilkan capital gain dalam jangka pendek. Menurut mereka, sebagian besar saham blue chip berfundamental kuat saat ini berada di area yang mendekati fair value atau bahkan undervalued, sehingga risiko turun semakin terbatas dan potensi upside jangka menengah masih tersedia jika sentimen pasar dan arus modal asing mulai membaik.

Dalam konteks rekomendasi saham, BNI Sekuritas menawarkan enam nama saham yang dipilih berdasarkan analisis teknikal dan fundamental: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA). Setiap saham diberikan zona beli, cutloss, dan target harga berdasarkan pola teknikal.

Untuk BMRI, rekomendasi adalah “Spec Buy” dengan zona beli di 3680-3710, cutloss di bawah 3680, dan target dekat di 3750-3820. TPIA juga diberi “Spec Buy” dengan zona beli di 1550-1600 dan target di 1680-1730, sementara BUMI dianjurkan “Buy on Weakness” dengan zona beli di 117-123 dan target 135-139. BIPI, DEWA, dan MINA juga diberi rekomendasi “Spec Buy” dan “Buy on Weakness” dengan zona beli dan target yang sesuai.

Pada perdagangan Senin, total frekuensi perdagangan mencapai 2.213.567 kali dengan volume 32,4 miliar saham dan nilai transaksi Rp21,4 triliun. Sebanyak 661 saham melemah, 78 saham menguat, dan 78 saham stagnan. Posisi dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran 18.170, menunjukkan tekanan eksternal yang memperkuat koreksi pasar.

Pasar saham Indonesia saat ini berada di titik kritis, dengan IHSG dan indeks sektor yang terus mengalami tekanan. Namun, dengan penilaian teknikal yang jelas dan rekomendasi saham berbasis analisis, investor tetap memiliki peluang untuk mengambil posisi strategis, terutama dengan fokus pada saham berkualitas dan dividen yang stabil.

error: Content is protected !!