Catat! Kawasan Populer Ximending di Taiwan Larang Merokok Mulai 1 Juni

BeritaLokal, Taipei – Pemerintah Taipei mengambil langkah signifikan dalam menekan penggunaan rokok dengan melarang merokok di kawasan perbelanjaan Ximending, Taipei, mulai 1 Juni. Peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan memastikan lingkungan yang bebas asap rokok. Pelanggar dapat dikenai denda hingga NT$10.000 (Rp5,68 juta), sesuai dengan Undang-Undang Pencegahan Bahaya Tembakau.

Selain itu, pihak Departemen Kesehatan Taipei telah memperluas area larangan merokok dari zona awal yang direncanakan mencakup Jalan Zhonghua, Jalan Xining Selatan, Jalan Chengdu, dan Jalan Hankou, hingga menambahkan area di sekitar Pintu Keluar 4 Stasiun MRT Ximen, Jalan Yanping Selatan, Jalan Xiushan, serta Jalan Hengyang. Perubahan ini mencakup kawasan strategis yang sering menjadi tempat berkumpulnya para pelanggan, termasuk area sekitar stasiun MRT yang sangat ramai.

Pihak pemerintah menekankan bahwa kebijakan ini dirancang untuk melindungi masyarakat dari efek asap rokok pasif, terutama di lingkungan publik. “Kita ingin memastikan bahwa semua warga dapat berada dalam lingkungan yang sehat,” kata sumber internal pemerintah dalam sebuah pernyataan. Penyebab utamanya adalah tingginya jumlah pengguna rokok, menurut survei tahun 2024 oleh Direktorat Jenderal Promosi Kesehatan, yang menunjukkan 12,8% orang dewasa di Taiwan merokok, termasuk 21,5% pria dan 4,2% wanita.

Untuk memastikan kebijakan ini berlaku, para pelanggan disarankan menggunakan ruang merokok bertekanan negatif atau area merokok yang telah ditentukan lainnya. Kebijakan ini juga diharapkan mendorong penggunaan alat bantu bernapas dan peningkatan kesadaran tentang dampak rokok terhadap kesehatan.

Dalam pernyataan resmi, pihak Departemen Kesehatan menekankan bahwa kebijakan ini tidak menghilangkan hak para penduduk untuk merokok di area yang ditentukan, seperti jalan-jalan tertentu atau fasilitas umum. “Kita ingin mendorong perubahan perilaku tanpa menghambat kebebasan individu,” kata seorang sumber pemerintah.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Taiwan dalam menurunkan dampak rokok, terutama di kawasan perkotaan yang sering menjadi tempat berkumpulnya masyarakat. Dengan memperluas area larangan merokok, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan tubuh.

Artikel Terkait

0