BeritaLokal, Jakarta – PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) resmi memperluas bisnisnya ke sektor teknologi logistik dengan pengembangan sistem Transportation Management System (TMS) terintegrasi. Langkah ini bertujuan untuk menjangkau peluang digitalisasi industri transportasi dan logistik yang terus berkembang, serta menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan melalui inovasi teknologi.
Selain itu, ASSA juga akan memperluas layanan software, Internet of Things (IoT), dan sistem komunikasi data. Proyek ini dipercepat dengan persetujuan pemegang saham dalam RUPS yang dijadwalkan pada 17 Juni 2026. Sistem TMS yang akan dipasarkan kepada pelanggan internal maupun eksternal dirancang untuk mengintegrasikan proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan penyelesaian administrasi transportasi dalam satu platform.
Platform TMS akan dilengkapi fitur seperti pengelolaan pesanan, pemantauan pengiriman, penagihan pelanggan, penyelesaian biaya angkutan, serta dashboard kinerja. Selain itu, sistem ini terintegrasi dengan teknologi IoT untuk memantau armada secara real-time melalui GPS, sensor suhu pada cold chain, dan analisis perilaku pengemudi. ASSA juga akan menyediakan fasilitas Control Tower sebagai pusat kendali operasional, yang dapat mendeteksi gangguan operasional sebelum terjadi.
Pengembangan TMS dijadwalkan komersial pada Agustus 2026 setelah tahap uji coba internal dan penyempurnaan sistem. Investasi awal mencapai Rp 5,12 miliar yang dibiayai secara internal. Proyek ini dinilai layak oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ruky, Safrudin & Rekan, dengan Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp 12,62 miliar dan Internal Rate of Return (IRR) 41,93 persen. Periode pengembalian investasi diperkirakan 4 tahun 8 bulan.
Dalam era digitalisasi yang memerlukan kemampuan mengelola informasi operasional secara terintegrasi, ASSA menunjukkan strategi perluasan bisnis dengan fokus pada solusi teknologi logistik. Dengan pengembangan TMS dan fitur IoT, perusahaan berupaya meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat layanan untuk pelanggan di berbagai sektor industri.