BeritaLokal, Medan – Kevin Sanjaya Sukamuljo, pebulutangkis ganda putra terbaik Indonesia, kini membagikan cerita tentang kegagalan yang pernah ia alami saat mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2006. Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga baginya untuk mengejar mimpi menjadi atlet dunia.
Selain itu, Kevin juga menyampaikan pesan khusus kepada para calon atlet muda yang ingin mengikuti audisi: kegagalan bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan baru. Dalam sesi meet and greet di booth Djarum Foundation pada ajang Polytron Indonesia Open 2026, ia menjelaskan bagaimana kiprahnya memasuki PB Djarum sebagai atlet muda.
Pada 2006, Kevin sempat gagal lolos dari Audisi Umum PB Djarum. Namun, ia tidak menyerah. Setahun kemudian, ia kembali mengikuti audisi dan akhirnya diterima sebagai atlet muda. “Saya tidak mau menyerah begitu saja,” kata Kevin saat itu. Kegagalan menjadi motivasi untuk berlatih lebih keras, sehingga ia berhasil meraih gelar juara Indonesia Open pada 2018, 2019, dan 2021.
Audisi Umum PB Djarum 2026, yang akan diadakan di tiga kota (Pekanbaru, Makassar, dan Kudus) pada periode 7-12 Juli, 4-9 Agustus, dan 8-13 September, menjadi bagian dari upaya PB Djarum untuk menjaga ekosistem bulutangkis Indonesia. Sigit Budiarto, Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, menekankan bahwa audisi bukan hanya proses seleksi, tetapi juga bagian dari memperkuat generasi baru yang mampu mengharumkan nama bangsa.
“Kami tidak hanya mencari bakat, tetapi juga ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bulutangkis sejak usia dini,” kata Sigit. Proses audisi ini dilakukan secara terbuka agar atlet dari berbagai daerah dapat menggarap potensi mereka. Peserta yang lolos tahapan administrasi akan menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung dengan PB Djarum setelah melalui karantina empat minggu.
Pendaftaran audisi 2026 dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026, dengan deadline daftar ulang pada 8 September 2026. Calon peserta dapat mendaftarkan diri melalui laman resmi PB Djarum di pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis.
Sementara itu, audisi tahun ini menyasar atlet usia U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri. Rangkaian seleksi dimulai dengan tahap screening menggunakan sistem gugur, di mana peserta memainkan game hingga 21 poin tanpa deuce. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap turnamen berikutnya.
Dengan menggabungkan keterbukaan dan pembinaan yang tepat, PB Djarum optimistis mampu menciptakan generasi atlet hebat baru. “Saya yakin akan selalu ada Kevin-Kevin baru,” kata Sigit. Pemilihan atlet terus berjalan dengan kebijakan yang konsisten untuk memperkuat ekosistem bulutangkis Indonesia.
Artikel Terkait
Nagra Pakusadewo, Aktor Mandiri, Lakukan Ratusan Audisi
16 Juli 2026
Dangdut Academy 8 Grup 6: 4 Peserta Lolos Final Audisi
8 Juli 2026
Melani Sidrap Lolos Final Audisi Dangdut Academy 8
4 Juli 2026
Anisa Ogan Komering Ilir Lolos Final Dangdut Academy 8
4 Juli 2026
Audisi Dangdut Academy Dipenuhi Kisah Penuh Emosi dan Semangat, Menginspirasi Soimah
23 Juni 2026
Trik Optimalkan Pull Fokus Sistem Pity Blue Archive
28 Juli 2026
FF7 Ungkap Sistem Job Baru untuk Semua Karakter
28 Juli 2026
NVIDIA Naikkan Harga GPU Lagi, Ini Jadi Ketiga Kalinya!
28 Juli 2026
Memuat komentar...