IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Saham SpaceX Naik 19% Perdagangan Perdana

BeritaLokal, Jakarta – Saham SpaceX mencetak kenaikan 19% pada hari pertama perdagangannya di bursa Nasdaq, menggandakan valuasi perusahaan hingga US$ 2,1 triliun. Momen bersejarah ini ditandai dengan pembunuhan lonceng pembukaan pasar yang dikeluarkan oleh Elon Musk dan Gwynne Shotwell, CEO SpaceX, di New York. Kenaikan saham tersebut memperkuat minat investor terhadap proyek antariksa milik Musk, yang juga mendukung eksplorasi teknologi AI dan layanan satelit Starlink.

Pada sesi perdagangan pertama, saham SpaceX (SPCX) sempat mencapai level tertinggi US$ 176,52 per saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$ 2,2 triliun. Perusahaan mengumpulkan dana sebesar US$ 75 miliar melalui IPO, yang akan digunakan untuk memperkuat bisnisnya di luar sektor antariksa. Musk menegaskan bahwa dana tersebut akan dialokasikan untuk proyek seperti penempatan lebih dari 100.000 satelit Starlink ke orbit dan pembangunan pusat data AI di luar angkasa.

Investor terlihat sangat antusias, dengan lebih dari 500 juta saham berpindah tangan pada hari pertama perdagangan. Angka ini mendekati rekor perdana Facebook tahun 2012 yang mencapai 580 juta saham. Musk menegaskan bahwa IPO adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar publik, terutama dalam fase pertumbuhan yang dinilai penting.

Selain itu, SpaceX juga mengakuisisi startup xAI pada Februari 2026, yang memberikan akses ke pusat data AI, model Grok, dan platform media sosial X. Akuisisi ini memperkuat ekosistem bisnis perusahaan di luar sektor antariksa, menunjukkan komitmen Musk untuk mengembangkan teknologi berbasis AI.

Meski mencatat debut spektakuler, SpaceX tetap menghadapi kerugian sebesar US$ 41,3 miliar sejak didirikan pada 2002. Namun, investor masih optimistis terhadap prospek jangka panjang perusahaan, yang menunjukkan kepercayaan pasar terhadap strategi pertumbuhan teknologinya.

Sementara itu, saham Tesla naik 1,8% menjadi US$ 406,43 pada hari pertama perdagangan, menggandakan kapitalisasi pasar hingga US$ 1,5 triliun. Dengan kombinasi kekuatan bisnis SpaceX, Starlink, xAI, dan Tesla, Elon Musk kini dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di industri teknologi global.

error: Content is protected !!