BeritaLokal, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter memastikan operasional perjalanan KRL Commuter Line tetap lancar di tengah aksi demo mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang berlangsung pada Jumat (12/6/2026). Sebanyak 72 personel pengamanan, terdiri dari petugas internal dan TNI/Polri, tersebar di stasiun-stasiun dekat titik penyampaian aspirasi, seperti Stasiun Juanda, Sudirman, Palmerah, dan Tanah Abang.
Selain itu, KAI Commuter menambah pemberhentian sementara di Stasiun Jatinegara untuk kereta jarak jauh, memastikan tidak ada kepadatan lalu lintas di sekitar Stasiun Gambir. Dalam waktu hingga 13.00 WIB, 406.139 penumpang telah naik Commuter Line, dengan jumlah turun dari Stasiun Sudirman (45.204), Juanda (21.598), Palmerah (23.994), dan Tanah Abang (27.310).
VP Corporate Secretary KAI Karina Amanda mengatakan, kebijakan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna dan mengurangi risiko kemacetan. “Kami terus memantau situasi di lapangan dan siap melakukan rekayasa pola operasi secara situasional,” ujarnya.
Pada pemberhentian sementara, 16 kereta jarak jauh dari Cirebon hingga Surabaya akan berhenti di Stasiun Jatinegara. KAI memastikan penumpang tidak terganggu oleh kepadatan lalu lintas sekitar Stasiun Gambir. Sementara itu, personel pengamanan ditempatkan di stasiun-stasiun seperti Juanda dan Sudirman untuk menjamin kelancaran arus pengguna.
Dalam intervensi ini, KAI Commuter mengingatkan penumpang untuk tetap mengikuti arahan petugas di stasiun. Mereka dianjurkan mendahulukan penumpang yang akan keluar dan tidak melewati garis aman. Pihak KAI juga memastikan bahwa kereta tetap beroperasional dengan efisiensi, meski ada perubahan pola pemberhentian sementara.
Dengan langkah-langkah ini, KAI Commuter berupaya menyeimbangkan antara keamanan dan kelancaran mobilitas pengguna, terutama di tengah situasi keterbatasan lalu lintas akibat aksi demonstrasi mahasiswa.