BeritaLokal, Jakarta – Harga perak Antam mengalami penurunan signifikan pada 11 Juni 2026, turun sebesar Rp 850 menjadi Rp 43.200 per gram, menimbang koreksi harga emas yang berlangsung seiring permintaan pasar global terhadap logam mulia. Penurunan ini mencerminkan dinamika harga komoditas logam mulia yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan arus kekayaan global.
Sementara itu, perusahaan Antam tetap menawarkan berbagai produk perak dalam bentuk butiran murni (99,95%) dan batangan dengan ukuran 250 gram serta 500 gram. Produk perak murni dijual seharga Rp 11.200.000 untuk versi 250 gram dan Rp 21.600.000 untuk versi 500 gram, tanpa pembayaran PPN. “Perak murni 99,95% dalam bentuk butiran sebagai bahan untuk kerajinan dan industri perhiasan,” ujar sumber informasi dari laman Logam Mulia.
Harga emas Antam juga mengalami koreksi sebesar Rp 24.000, turun ke level Rp 2.689.000 per gram. Perusahaan terus memperkuat pelayanan investasi melalui produk logam mulia yang tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis. Dengan demikian, Antam tetap menjadi penyedia solusi finansial untuk investor sekaligus pemenuhi kebutuhan industri yang memerlukan bahan baku logam mulia.
Pengurangan harga perak ini disebutkan sebagai reaksi terhadap fluktuasi pasar global, di mana permintaan terhadap logam mulia terus meningkat. Antam tetap menjaga kualitas produknya dengan memastikan akurasi tinggi dalam produksi batangan dan butiran. Dengan berbagai pilihan yang ditawarkan, perusahaan semakin menarik minat pelaku pasar untuk menginvestasikan di sektor logam mulia.
BeritaLokal, Jakarta, Harga perak Antam mengalami penurunan signifikan pada 11 Juni 2026, turun sebesar Rp 850 menjadi Rp 43.200 per gram, menimbang koreksi harga emas yang berlangsung seiring permintaan pasar global terhadap logam mulia.