Bybit Bakal Membuka Akses IPO SpaceX

Bursa kripto Bybit akan menawarkan IPO yang di-tokenisasi, salah satunya SpaceX.

PerbesarRoket raksasa Starship milik SpaceX melakukan uji penerbangan dari Starbase, Texas, Jumat, 22 Mei 2026. (AP Photo/Eric Gay)

, Jakarta – Bursa kripto Bybit mengatakan, pihaknya akan menawarkan akses kepada investor ritel untuk penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) yang di-tokenisasi dengan harga IPO. Akses itu dimulai dengan SpaceX sebagai penawaran pertama.

Berikut beberapa detilpenawaran itu dikutip dari Yahoo Finance, Senin, (8/6/2026):

-Pengguna Bybit melalui xStocks milik Payward, sebuah platform tokenisasi dapat berlangganan representasi tokenisasi dari saham yang diperdagangkan secara publik.

-Untuk penawaran SpacEX, pendaftaran dan berlangganan akan berlangsung dari 7 Juni-11 Juni 2026, dengan alokasi yang akan diselesaikan antara 11 dan 12 Juni. Saham yang di-tokenisasi diharapkan mulai diperdagangkan di pasar spot Bybit mulai 12 Juni.

-Pengguna akan dapat membeli saham dengan harga IPO tanpa melalui persaingan pasar sekunder dan tanpa perlu membuka atau memelihara rekening pialang tradisional.

Mengutip Indodax, tokenisasi merupakan proses mengganti informasi sensitif seperti nomor kartu kredit, identitas pribadi atau data lainnya dengan token acak yang tidak memiliki arti langsung. Token ini berfungsi sebagai pengganti sementara, sementara data asli disimpan dengan aman di sistem terpisah.

Adapun SpaceX yang memulai road show pekan lalu telah menarik permintaan investor sekitar US$ 150 miliar atau Rp 2.703 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.020). Nilai permintaan itu sekitar dua kali lipat dari target dana US$ 75 miliar atau Rp 1.351 triliun, demikian menurut sumber pada Jumat pekan lalu.

Wall street bertaruh pada 2026 dapat menjadi tahun terobosan bagi pasar IPO Amerika Serikat. Ini didukung oleh serangkaian perusahaan swasta ternama dan permintaan yang tertahan untuk pencatatan saham baru.

 

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto.tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.  

Pakai AI, Bybit Blokir Penipuan Kripto Senilai USD 300 Juta pada 2025

PerbesarIlustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Sebelumnya, bursa kripto Bybit mengungkap berhasil mencegah kerugian investor hingga USD 300 juta akibat penipuan kripto pada kuartal keempat 2025. Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting dalam program peningkatan keamanan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang diluncurkan perusahaan.

Dikutip dari Bitcoin.com, Kamis (5/3/2026), Bybit memaparkan hasil tersebut melalui Security Initiative 2025, sebuah inisiatif keamanan yang dibangun dengan model perlindungan berbasis risiko dinamis atau Dynamic Risk-Based protection model.

Kerangka sistem ini memperkenalkan mekanisme perlindungan penarikan dana dengan tiga lapisan keamanan yang dirancang untuk menghentikan aktivitas penipuan sebelum dana benar-benar keluar dari platform.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya kasus kejahatan di industri kripto.

Data dari perusahaan analisis blockchain Chainalysis menunjukkan bahwa penipuan dan kejahatan kripto menyebabkan kerugian investor hingga USD 17 miliar sepanjang 2025.

 

 

 

Sinyal Peringatan Dini

PerbesarIlustrasi berbagai macam aset kripto. (Foto By AI)

Bybit menggunakan sistem yang disebut Triple-Tier Fraudulent Defense Framework, yang mengelompokkan risiko penarikan dana ke dalam tiga kategori, yakni rendah, menengah, dan tinggi.

Sistem ini memanfaatkan sinyal peringatan dini untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Misalnya, sistem dapat mengidentifikasi pola transaksi yang tidak biasa, seperti penarikan dana dalam jumlah besar ke alamat kripto baru.

Untuk risiko menengah, sistem akan memicu peringatan secara langsung, terutama jika akun penggunadengan kebocoran kredensial atau alamat dompet kripto yang sebelumnya telah ditandai mencurigakan.

Sementara pada risiko tinggi—misalnya ketika transaksidengan skema penipuan yang telah dikonfirmasi seperti “pig butchering scam”—sistem akan langsung memblokir penarikan dana.

Dalam kondisi tersebut, pengguna juga akan dikenakan periode pendinginan (cooling-off period) selama satu jam sebelum dapat kembali melakukan transaksi.