beritalokal.my.id, Jakarta – Dogecoin memasuki babak baru dalam upaya memperluas adopsi global. House of Doge mengumumkan kerja sama strategis dengan Paxos, perusahaan infrastruktur kripto yang melayani sejumlah raksasa industri seperti PayPal dan Venmo.
Dikutip dari CoinMarketCap, Selasa (2/6/2026), melalui kemitraan yang mulai berlaku pada Juni 2026 ini, Dogecoin akan terintegrasi ke dalam sistem kustodian dan layanan pialang milik Paxos. Langkah ini berpotensi memperluas akses Dogecoin kepada jutaan pengguna di lebih dari 150 negara.
Paxos akan menyediakan berbagai infrastruktur penting bagi Dogecoin, mulai dari layanan penyimpanan aset digital (custody), pengelolaan likuiditas, hingga dukungan kepatuhan terhadap regulasi.
Dengan integrasi ini, para mitra institusional yang menggunakan layanan Paxos dapat memilih untuk menambahkan Dogecoin ke dalam daftar aset digital yang ditawarkan kepada pelanggan mereka.
Pimpinan divisi kripto Paxos, Nick Robnett, menyatakan pihaknya antusias mendukung para klien yang ingin memperluas pilihan produk aset digital mereka.
“Paxos menantikan kerja sama yang erat dengan para klien saat mereka menjajaki peluang baru untuk memperluas produk aset digital mereka,” kata Robnett.
Paxos sendiri merupakan perusahaan yang memiliki piagam federal dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) Amerika Serikat. Selain itu, perusahaan tersebut juga mengantongi lisensi operasional di Singapura, Eropa, dan Abu Dhabi.
Tak hanya menyediakan infrastruktur kripto, Paxos juga dikenal sebagai penerbit sejumlah aset digital, termasuk PayPal USD dan Pax Gold.
Penggunaan Dogecoin Masih Rendah
PerbesarIlustrasi meme coin dogecoin. (Foto By AI)
Bagi Dogecoin, kerja sama ini dinilai dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan adopsi di pasar yang lebih luas.
Meski dikenal sebagai memecoin terbesar di dunia, penggunaan Dogecoin dalam aktivitas keuangan sehari-hari masih relatif terbatas dibandingkan sejumlah aset kripto utama lainnya.
CEO House of Doge, Marco Margiotta, menilai kemitraan dengan Paxos menjadi langkah strategis yang dapat mempercepat ekspansi Dogecoin secara global.
“Kemitraan ini merupakan langkah penting yang mempercepat jangkauan global Dogecoin. Integrasi dengan Paxos menjadi saluran yang kuat untuk menghadirkan DOGE kepada pengguna berbagai platform fintech besar,” ujar Margiotta.
House of Doge merupakan organisasi yang berafiliasi dengan Dogecoin Foundation dan memiliki misi memperluas kegunaan komersial Dogecoin.
Perusahaan tersebut juga berencana melantai di bursa Nasdaq melalui mekanisme reverse merger. Rencana itu disebut telah memperoleh dukungan mayoritas pemegang saham pada awal tahun ini.
Selain itu, House of Doge bersama manajer aset kripto 21Shares juga diketahui memiliki cadangan Dogecoin dalam jumlah besar yang digunakan untuk mendukung produk Exchange Traded Product (ETP) dan dikelola melalui Official Dogecoin Treasury.
Pengembangan Ekosistem
PerbesarIlustrasi meme coin dogecoin. (Foto By AI)
Kolaborasi antara House of Doge dan Paxos diperkirakan akan menghasilkan sejumlah pengembangan konkret bagi ekosistem Dogecoin.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Peluncuran solusi pembayaran bagi konsumen dan pelaku usaha berbasis ekosistem Dogecoin.
- Mempermudah transaksi DOGE melalui berbagai platform fintech yang sudah mapan.
- Meningkatkan kehadiran Dogecoin dalam aktivitas transaksi keuangan global.
House of Doge saat ini berupaya mengubah citra Dogecoin dari sekadar aset yang lahir dari budaya internet menjadi instrumen pembayaran yang memiliki fungsi nyata.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, perusahaan tengah mengembangkan Such App, aplikasi pembayaran untuk konsumen, serta rangkaian layanan Doge Connect API yang dirancang untuk memudahkan pembelian dan penggunaan DOGE melalui berbagai kanal yang sudah banyak digunakan masyarakat.