SK Hynix Menyusul Micron Masuk Jajaran Perusahaan dengan Kapitalisasi Rp 17.824 Triliun

beritalokal.my.id, Jakarta – Produsen chip, SK Hynix dari Korea Selatan telah memasuki jajaran eksklusif perusahaan dengan kapitalisasi pasar US$ 1 triliun atau Rp 17.824 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.820). Hal itu didorong oleh permintaan yang sangat besar untuk semikonduktor yang digunakan dalam Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Mengutip Al Jazeera, Minggu, (31/5/2026), SK Hynix, produsen chip memori terbesar kedua di dunia, mencapai tonggak sejarah pekan ini karena investor bergegas untuk memanfaatkan pendapatan yang memecahkan rekor yang dihasilkan oleh booming AI.

Pencapaian ini terjadi setelah dua pesaing utama SK Hynix, Micron yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dan raksasa teknologi Korea Selatan lainnya, Samsung Electronics, mencapai tonggak sejarah ini pada Mei 2026 karena kekurangan global chip memori DRAM dan NAND.

Harga saham SK Hynix telah meroket 240 persen sejak awal tahun, dan lebih dari 80 persen hanya dalam bulan ini. Lonjakan ini mencerminkan reli yang lebih luas yang didorong oleh AI di pasar saham Korea Selatan, yang telah menyaksikan indeks acuan KOSPI berlipat ganda nilainya sejauh ini pada 2026.

Kapitalisasi pasar SK Hynix mencapai 1,66 kuadriliun won (US$ 1,10 triliun atau Rp 19.606 triliun) pada Jumat, setelah sahamnya ditutup hampir 2 persen lebih tinggi.

Laba operasional pembuat chip Korea Selatan ini melonjak lima kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya dalam tiga bulan pertama tahun ini, mencapai lebih dari 37,6 triliun won (US$ 24,9 miliar atau Rp 443,8 triliun). Pendapatan mencapai 52,6 triliun won (US$ 34,8 miliar atau Rp 620,7 triliun), naik tiga kali lipat secara tahunan.

Hanya 17 perusahaan yang telah mencapai valuasi pasar setidaknya US$ 1 triliun, semuanya kecuali lima di antaranya berbasis di Amerika Serikat.

 

4 Perusahaan Bernilai US$ 1 Triliun yang Tak Berbasis di AS

PerbesarSeorang wanita berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Akibat peluncuran rudal Korea Utara yang mendarat di perairan Pasifik saham Asia menglami penurunan. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

PetroChina, perusahaan milik negara China, menjadi perusahaan bernilai triliun dolar pertama di dunia setelah terdaftar di bursa saham Shanghai pada 2007, sebuah pencapaian yang terbukti singkat setelah krisis global 2008 menghapus tiga perempat nilai pasarnya.

Apple mencapai tonggak sejarah tersebut pada Agustus 2018, diikuti oleh Amazon pada bulan berikutnya, Microsoft pada April 2019, dan Alphabet pada Januari 2020.

Dari 14 perusahaan yang saat ini bernilai setidaknya US$ 1 triliun, SK Hynix adalah salah satu dari hanya empat perusahaan yang tidak berbasis di AS, bersama dengan Samsung Electronics, TSMC Taiwan, dan Saudi Aramco Arab Saudi.

Kapitalisasi Pasar Micron

PerbesarPedagang bekerja di New York Stock Exchange, New York, 10 Agustus 2022. (AP Photo/Seth Wenig, file)

Sebelumnya, kapitalisasi pasar perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Micron Technology Inc mencapai lebih dari US$ 1 triliun atau Rp 17.793 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.790) untuk pertama kali pada Selasa, 26 Mei 2026. Lonjakan harga saham Micron itu dipicu permintaan kecerdasan buatan untuk chip memori-nya.

Mengutip CNBC, Rabu (27/5/2026), lonjakan saham terjadi ketika UBS kerek target harga saham dari US$ 535 atau Rp 9,5 juta menjadi US$ 1.625 atau Rp 28,9 juta per saham, dengan alasan peluang perjanjian jangka panjang dengan penetapan harga sebagian tetap.

“Kami percaya pasar akan mulai memberikan valuasi yang lebih ‘normal’ pada saham tersebut dan MU akan terus meningkat nilainya seiring munculnya lebih banyak detail tentang perubahan struktural yang telah didorong AI pada seluruh kompleks memori,” tulis perusahaan tersebut.

Target harga baru menunjukkan saham dapat meningkat lebih dari dua kali lipat dari penutupan Jumat. Pada perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, harga saham Micron ditutup naik 2,08% menjadi US$ 914,53 atau Rp 16,29 juta.

Micron termasuk di antara sejumlah produsen chip baru yang mendapat manfaat dari tahap selanjutnya dari perlombaan AI. Investor berbondong-bondong membeli saham yangdengan unit pemrosesan pusat dan memori, yang dibutuhkan untuk menjalankan dan memproses beban kerja agen, di medan pertempuran yang dulunya didominasi oleh Nvidia.

Permintaan yang eksplosif untuk AI telah menyebabkan kekurangan memori global yang sulit dipenuhi oleh produsen chip seperti Micron. Hal itu memungkinkan Micron dan pesaingnya, SK Hynix dan Samsung , untuk menaikkan harga. Saham Micron telah meningkat lebih dari tiga kali lipat sejak awal tahun.



error: Content is protected !!