beritalokal.my.id, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan saham Jumat, (29/5/2026). IHSG hari ini bergejolak di tengah bursa saham Asia yang menguat dan sektor saham yang bervariasi.
Mengutip data RTI pada pukul 08.58 WIB, IHSG dibuka turun 0,28% menjadi 6.112,77. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG turun 0,11% ke 6.123. Kemudian IHSG berbalik arah menghijau. IHSG naik 0,29% ke 6.148. Indeks saham LQ45 turun 0,81% ke 614,60. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.
Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat bergerak di level tertinggi 6.153,71 dan level terendah 6.111,97. Sebanyak 281 saham melemah sehingga bebani IHSG. 226 saham menguat dan 211 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 157.968 kali dengan volume perdagangan saham sebanyak 5,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham mencapai Rp 2,9 triliun. Sementara itu, dolar Amerika Serikat masih perkasa terhadap rupiah. Dolar AS terhadap rupiah menyentuh 17.817.
Sektor saham bervariasi. Sektor saham energi naik 1,81%, sektor saham basic menguat 2,7%, sektor saham consumer siklikal bertambah 0,64%. Kemudian sektor saham teknologi melesat 0,83%, sektor saham infrastruktur melejit 1,68%.
Di sisi lain, sektor saham industri turun 0,62%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 1,75%, sektor saham keuangan merosot 0,26%, sektor saham properti terpangkas 0,29% dan sektor saham transportasi turun 0,58%.
Prediksi IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan saham Jumat, 29 Mei. IHSG hari ini akan menguji 5.899 sebagai level support. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?
IHSG melemah 1,23% ke 6.130 dan masih didominasi oleh volume pembelian pada perdagangan saham Selasa, 26 Mei 2026.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, posisi pergerakan IHSG saat ini, diperkirakan masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.
“Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke 5.899 sekaligus area supportnya,” tutur Herditya dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.996,5.899 dan level resistance 6.318,6.459 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.
Rekomendasi Saham
PerbesarPekerja tengah melintas di bawah layar Indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Selasa (16/5/2023). (beritalokal.my.id/Angga Yuniar)
Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).
Rekomendasi Teknikal
1.PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) – Buy on Weakness
Saham BBTN terkoreksi 3,60% ke 1.340 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. “Kami memperkirakan, posisi BBTN saat ini berada di awal wave C dari wave (3),” ujar Herditya.
Buy on Weakness: 1.300-1.340
Target Price: 1.420, 1.510
Stoploss: below 1.275
2.PT Barito Renewebles Energy Tbk (BREN) – Buy on Weakness
Saham BREN menguat 10,92% ke 2.640 dan disertai dengan tingginya volume pembelian. Herditya menuturkan, saat ini, posisi BREN diperkirakan berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].
Buy on Weakness: 1.860-2.250
Target Price: 3.120, 3.880
Stoploss: below 1.820
Rekomensasi Teknikal Lainnya
PerbesarKaryawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (beritalokal.my.id/Angga Yuniar)
3.PT Barito Pacific Tbk (BRPT) – Buy on Weakness
Saham BRPT menguat 5,07% ke 1.555 dan disertai dengan tingginya volume pembelian. “Kami perkirakan, posisi BRPT sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B,” kata dia.
Buy on Weakness: 1.365-1.460
Target Price: 1.815, 2.100
Stoploss: below 1.310
4.PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) – Trading Buy
Saham EMAS menguat 2,36% ke 7.600 dan masih didominasi oleh volume pembelian. “Kami memperkirakan, posisi EMAS sedang berada pada bagian dari wave (4) dari wave [C] pada label hitam atau bagian dari wave (B) dari [Y] pada label merah,” ujar dia.
Trading Buy: 7.325-7.550
Target Price: 7.975, 8.225
Stoploss: below 7.125
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. beritalokal.my.id tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
