3 Juni 1962: Tragedi Air France di Paris, 130 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat

beritalokal.my.id, Paris – Pada 3 Juni 1962 sebuah pesawat Boeing 707 milik Air France yang disewa untuk penerbangan menuju Atlanta, Amerika Serikat, jatuh saat lepas landas di Bandara Orly, Paris. Kecelakaan tersebut menewaskan 130 orang dan menjadi bencana penerbangan terburuk yang melibatkan satu pesawat pada masanya.

Dilansir dari BBC pada Rabu (3/6/2026), pesawat yang dikenal dengan nama Chateau de Sully itu membawa 122 penumpang dan 10 awak. Sebagian besar penumpang merupakan warga Amerika Serikat yang tergabung dalam Asosiasi Seni Atlanta dan sedang dalam perjalanan pulang setelah mengikuti tur seni di berbagai negara Eropa.

Menurut sejumlah saksi mata, pesawat melaju dengan kecepatan tinggi di landasan pacu namun gagal memperoleh daya angkat yang cukup. Pesawat hanya sempat terangkat sekitar dua meter sebelum sayap kanannya menyentuh tanah. Tak lama kemudian, pesawat menghantam area kebun dan sebuah rumah kosong di dekat bandara sebelum meledak.

Dari seluruh penumpang dan awak di dalam pesawat, hanya dua awak kabin yang berhasil ditemukan hidup. Keduanya berada di bagian ekor pesawat, satu-satunya bagian yang relatif tetap utuh setelah kecelakaan. Seorang pramugari lainnya sempat ditemukan hidup beberapa jam kemudian, tetapi meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Investigasi awal menemukan bekas pengereman sepanjang sekitar 457 meter di ujung landasan pacu. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pilot berusaha membatalkan proses lepas landas sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Tragedi ini memicu penyelidikan besar-besaran oleh Air France dan menjadi salah satu kecelakaan udara paling dikenang dalam sejarah penerbangan dunia.



error: Content is protected !!