12 Miliarder Penolak Pajak Kekayaan California

BeritaLokal, Los Angeles – Pemerintah California kembali memperkuat upaya menegosiasikan kebijakan pajak kekayaan (wealth tax) yang diusulkan Gubernur Gavin Newsom, meski usulan tersebut terkesan sulit diloloskan dalam pemungutan suara yang akan datang. Pemilu ini menentukan apakah California menjadi salah satu negara pertama di Amerika Serikat yang menerapkan pajak kekayaan bagi para miliarder, dengan pihak oposisi mulai mengumpulkan dana hingga Rp 2,1 triliun untuk memperkuat tawaran mereka.

Selain itu, pernyataan terbaru dari sejumlah miliarder dan jutawan teknologi menunjukkan ketegangan yang semakin meningkat. Mereka telah menggelontorkan dana hingga US$ 120 juta atau sekitar Rp 2,16 triliun untuk memperkuat upaya mereka. Dalam perbandingannya, kelompok pro-pajak seperti SEIU-UHW hanya menembus anggaran sebesar US$ 31 juta, sementara pihak oposisi menggandakan jumlah dana dengan target lebih tinggi.

Pertarungan ini memperlihatkan kesenjangan yang semakin besar antara kedua pihak. Tidak hanya miliarder di sektor teknologi, tetapi juga para pemimpin bisnis lainnya mulai mengambil bagian dalam perdebatan. Sergey Brin, pendiri Google, telah menyumbangkan US$ 82 juta ke komite politik “Building a Better California,” sementara John Doerr, mantan CEO Kleiner Perkins, memberikan kontribusi sebesar US$ 10 juta.

Di bawah ini adalah daftar tokoh utama yang menjadi bagian dari oposisi:

  • Sergey Brin

    Pendiri Google, Brin memindahkan asetnya ke luar California sebelum tenggat waktu penting. Ia terus mendanai komite politik dengan donasi US$ 16 juta hanya seminggu sebelum pemungutan suara. Berdasarkan perkiraan Bloomberg, ia memiliki kekayaan sebesar US$ 280 miliar.

  • John Doerr

    Pemimpin Kleiner Perkins, Doerr telah menyumbangkan US$ 10 juta ke komite. Ia juga menjabat dalam dewan direksi Alphabet. Kekayaannya menurut Bloomberg mencapai US$ 15,6 miliar.

  • Chris Larsen

    Ketua eksekutif Ripple Labs, Larsen menyumbangkan US$ 2,5 juta dan juga mendanai Golden State Promise. Ia memiliki kekayaan sebesar US$ 12,4 miliar.

  • Michael Moritz

    Mantan jurnalis Time, Moritz menyumbangkan US$ 7,5 juta dan menjadi pemodal ventura ternama. Kekayaannya menurut Forbes mencapai US$ 8 miliar.

  • Patrick Collison

    CEO Stripe, Collison telah menyumbangkan US$ 7 juta ke komite. Ia memiliki kekayaan sebesar US$ 16,3 miliar.

  • Eric Schmidt

    Mantan CEO Google, Schmidt memberikan donasi US$ 3 juta. Kekayaannya menurut Bloomberg mencapai US$ 58,7 miliar.

  • Peter Thiel

    Pendiri PayPal, Thiel menyumbangkan US$ 3 juta ke komite politik California Business Roundtable. Ia memiliki kekayaan sebesar US$ 22,1 miliar.

  • Stewart Resnick

    Miliarder dan Lynda Resnick menyumbangkan US$ 2,5 juta. Perusahaan Wonderful Company memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 28 miliar. Ia memiliki kekayaan sebesar US$ 5,4 miliar.

  • Tony Xu

    CEO DoorDash, Xu menyumbangkan US$ 2 juta. Kekayaannya menurut Forbes mencapai US$ 1,8 miliar.

  • Max Levchin

    CEO Affirm, Levchin memberikan donasi US$ 1 juta. Ia memiliki kekayaan sebesar US$ 2,5 miliar.

  • Ron Conway

    Investor malaikat Conway menyumbangkan US$ 100 ribu ke kelompok politik yang menentang pajak. Ia adalah salah satu pihak yang membantu Sam Altman kembali ke perusahaan rintisan AI.

  • Daniel Tierney

    Pemimpin Wicklow Capital, Tierney menyumbangkan US$ 500 ribu. Ia fokus pada investasi di bidang AI, blockchain, iklim, dan demokrasi.

Kekerasan dalam perdebatan ini menunjukkan bagaimana kebijakan pajak kekayaan yang diperjuangkan oleh Newsom kini menjadi topik paling menarik di kalangan miliarder dan pemimpin bisnis. Pemungutan suara akan berlangsung pada November mendatang, dengan hasilnya memperkuat atau menghentikan usulan pajak kekayaan tersebut.

Artikel Terkait

0