Wuchang 5 Juta Pemain Bergabung, Dua Tahun Akhir Kemenangan

BeritaLokal, Jakarta – Wuchang: Fallen Feathers Telah Dimainkan Lebih dari 5 Juta Pemain setelah satu tahun sejak peluncurannya, kesuksesan ini menjadi sorotan komunitas game ‘soulslike’ yang tetap bersemangat. Pada 24 Juli 2025, pengembang indie Leenze berani menantang para gamer dengan dunia yang terinspirasi dari pahlawan Tiongkok klasik, menampilkan pertempuran brutal dan grafis minimalis yang memikat.

Peluncuran Awal Menjadi Daya Tarik

505 Games, penerbit resmi, mengumumkan dicelupkan angka satu juta unit terjual dan pendapatan sekitar 30 juta euro, setara dengan 611 miliar rupiah. Meskipun debut awal game ini tidak memuaskan, ratusan ribu pemain dari Game Pass serta PS Plus terus mengakumulasi waktu bermain, menuntun Wuchang: Fallen Feathers menjadi sorotan. Saat itu, 505 Games menegaskan, “Terima kasih kepada setiap orang yang telah memainkan, mendukung, membagikan dan percaya kepada Wuchang: Fallen Feathers. Pencapaian di titik ini hanya bisa terjadi berkat komunitas yang begitu luar biasa.”

Pada 24 Juli 2026, 505 Games kembali mengedarkan informasi sedang memegang perayaan setahun dengan memperambilkan angka gameplay yang mengesankan: “Wuchang: Fallen Feathers Telah Dimainkan Lebih dari 5 Juta Pemain!” Pernyataan tersebut dibagikan melalui akun resmi Twitter dan dihiasi ucapan syukur atas dukungan yang terus mantap, menegaskan bahwa pencapaian ini berkat partisipasi luas dari para penggemar setia.

Dominasi Game Pass dan PS Plus

Statistik pelaku menegaskan bahwa lebih dari 70 % pemain game ini berasal dari langganan Game Pass Xbox, sedangkan sisanya melalui PS Plus untuk konsol PlayStation. Sistem model berlangganan ini memudahkan akses, mengurangi biaya awal, dan memperpanjang masa eksposur game; ini menjadi faktor utama dalam mencapai total lebih dari 5 juta pemain. Rincian penjualan menunjukkan sekitar satu juta unit terjual pada 24 bulan pertama, mendudukan Wuchang: Fallen Feathers di daftar “Game Terlaris ‘Soulslike’ 2025”. Diharapkan kontribusi pendapatan akan terus meningkat, seiring tautan platform tambahan dan potensi merchandise.

Merger Mengubah Nasib Studio

Ketegangan internal di studio asal Leenze akhirnya menyebabkan pembubaran tim utama. Xia Siyuan, sutradara dan produser, memutuskan untuk keluar karena perbedaan visi dengan atasan di Lenzee. Keputusan ini secara tidak langsung membuka peluang kepada Digital Bros, perusahaan induk 505 Games, untuk mengambil alih hak IP. Setelah akuisisi, Digital Bros kini memiliki hak penuh untuk mengembangkan sekuel maupun produk lain di bawah waralaba ini, sekaligus menikmati keuntungan langsung tanpa berbagi royalti dengan Lenzee.

“Pengambilalihan ini membebaskan kita dari batas royalti, memberi kebebasan kreatif, serta menyiapkan fondasi bagi karya yang lebih ambisius,” ungkap perwakilan Digital Bros. Tak lama setelahnya, laporan menyebut bahwa sebagian besar pendanaan proyek baru akan diamankan melalui ekosistem game digital, melibatkan reaktor Pixar yang menjanjikan pengalaman interaktif baru.

Digital Bros Rencanakan Sekuel

Dengan hak kepemilikan penuh, Digital Bros berencana untuk merancang sekuel yang lebih penuh dan memperluas cerita dalam dunia Wuchang. Rencana ini menekan keharusan divisi pengembangan bukan lagi terikat pada pembatasan eksklusif, sehingga mereka dapat memberi ruang bagi kreatifitas baru yang dapat membawa seri ke tingkat yang lebih tinggi. Seperti pernyataan yang dihadirkan, “Masa depan Wuchang: Fallen Feathers berada dalam dunia kemungkinan yang tidak terbatas, dimana pengalaman takhlih dapat terwujud dalam level design dan alur cerita yang inovatif.”

Berita ini menegaskan bahwa angka 5 juta pemain bukan hanya statistik, melainkan cerminan dedikasi komunitas terhadap kualitas dan inovasi game. Keberhasilan ini menandai titik balik penting bagi pengembang independen yang berjuang menembus industri, sekaligus memberi pelajaran bahwa kebersamaan dan dukungan konsumen adalah kunci utama.

Artikel Terkait

0