Witan Sulaeman Minta Kontrak Baru di Persija, Shin Tae Jadi Faktor Kunci

BeritaLokal, Jakarta – Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong memiliki peran kunci dalam memperpanjang kontrak Witan Sulaeman dengan tim Macan Kemayoran. Keputusan ini menunjukkan betapa besar pengaruh Shin di tim, terutama dalam mengembangkan pemain berbakat seperti Witan. Pemain asal Indonesia tersebut telah berkontribusi signifikan untuk tim sejak memperkuat kemenangan bersama Shin di Timnas U-23 dan U-20 antara 2020 hingga 2025, menunjukkan kepercayaan yang mendalam antara pelatih dan pemain.

Pada 4 Juli 2026, Persija resmi mengumumkan perpanjangan kontrak Witan selama tiga tahun. Hal ini dianggap strategis untuk menjaga performa tim di lapangan. Menurut catatan Transfermarkt, Shin telah menurunkan Witan dalam 70 pertandingan di berbagai level Timnas Indonesia, dengan torehan 16 gol dan 12 assist. Statistik ini mencerminkan kontribusi kritis Witan dalam setiap pertandingan yang ia jalani di bawah arahan Shin.

Witan mengungkapkan bahwa kenyamanannya bersama Persija menjadi faktor penting, ditambah kehadiran Shin sebagai pelatih kepala. Pemain berusia 24 tahun ini mengatakan, “Saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Shin juga menjadi salah satu penyebab saya ingin tetap bertahan di sini.” Ia juga menyampaikan keinginan besar untuk membawa Macan Kemayoran meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania.

Sementara itu, Presiden Persija Mohamad Prapanca mengatakan, “Kehadiran Shin diharapkan mampu mengembalikan versi terbaik dari Witan.” Pemain yang sempat menjalani masa pinjaman ke Bhayangkara FC selama musim 2023/2024 hanya tampil dalam 19 pertandingan sebelumnya, menunjukkan perjuangan untuk mencapai level terbaik. Witan mengaku belum menyelesaikan semua impian di tim, tetapi ingin memperkuat kembali kompetisi di liga dan turnamen nasional.

Dengan kekuatan Shin Tae-yong yang berpengalaman, persiapan Persija untuk meraih gelar juara semakin terstruktur. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan dianggap sebagai pemicu kembalinya performa Witan dan tim dalam jangka panjang.

Artikel Terkait

0