Timnas Mobile Legends Indonesia di ENC 2026, Ini 5 Atlet Pilihan PB ESI

PB ESI resmi mengumumkan skuat Mobile Legends: Bang Bang Indonesia untuk ENC 2026. Lima atlet dari Alter Ego dan Onic akan bertanding di Riyadh.

PerbesarTimnas Mobile Legends Indonesia di ENC 2026, Ini 5 Pemain Pilihan PB ESI. (Doc: Esports Foundation)

, Jakarta – Pengurus Besar Esports Indonesia atau PB ESI resmi mengumumkan lima atlet yang akan mewakili Merah Putih di cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada Esports Nations Cup 2026 (ENC 2026). 

Tepat seperti rumor yang beredar di internet, skuat timnas MLBB Indonesia diisi oleh gabungan pemain Alter Ego dan Onic.

Adapun nama-nama atlet MLBB tersebut antara lain, Muhammad “Yazukee” Wahyudi, Arifudin “Arfy” Putra, Alexander “alekk” Buhe, Moch “Lutpi” Ardianto, dan Gilang “SANZ”.

Kelima atlet akan berada di bawah arahan Kenny “Xepher” Deo, pelatih dengan rekam jejak mengejutkan saat membawa Alter Ego ke babak final M7.

“Timnas MLBB Indonesia siap menyatukan strategi, skill, pengalaman, dan semangat juang mereka untuk memberikan performa terbaik serta mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional,” sebagaimana tulis PB ESI di akun Instagram, Jumat (5/6/2026).

Siap Tempur di Riyadh

ENC 2026 digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada 23 hingga 29 November 2026. Turnamen esports ini akan mempertemukan 32 negara dibagi ke dalam empat grup, masing-masing berisi delapan tim. 

Di Group Stage, semua laga digelar dalam format best-of-2 (Bo2) single round-robin. 

Empat Tim teratas dari tiap grup lolos ke Playoff, yang memakai format single-elimination bracket best-of-5 (Bo5). Juara EWC 2026 untuk kategori MLBB akan diputuskan lewat best-of-7 (Bo7).

Daftar Lengkap Atlet Esports Indonesia di ENC 2026

Selain MLBB, PB ESI juga membagikan informasiskuad wakil Merah Putih untuk empat cabang lainnya. Berikut daftarnya:

  • Rocket League: Louis Christian Thamrun alias LCT, Dika Utama alias ripoopi, Muhammad Athar Arrayyan alias Awkwavy, Maarten Van Zee alias Oscillon (pelatih)
  • Rainbow Six Siege: Richard Nixon alias Rixx, Razaan Adiprakasa alias Ape, Mochamad Raihan Tania alias Elang, Aldi Firmansyah (Hovenherst, Reinaldo Gilbert alias Tolji, Ilham Surya alias Sunan, Farhan Adinepa alias Griv, Guilherme Alf alias Gohan (pelatih)
  • Chess: Yoseph Theolifus Taher
  • DOTA 2: Musthofa Pamungkas alias Jikroy, Abdala Afemi alias dalul, Saieful Ilham alias Fbz, Rafli Fathur Rahman alias Mikoto, Matthew Filemon alias Whitemon, Noel Pinot Rando Lafduti Malau alias Pota2, Tri Kuncoro alias Jhocam, dan Yukatheo Glen Widjaja alias you_K.

Dengan daftar atlet yang sudah diumumkan, perhatian publik kini mengarah pada persiapan Timnas Indonesia menuju Riyadh. 

ENC 2026 akan menjadi panggung besar bagi para atlet Merah Putih untuk mengukur kekuatan melawan negara-negara lain di level internasional.

PB ESI Targetkan Medali di Asian Games 2026

Di sisi lain, PB ESI baru saja menggelar Seleksi Nasional (Seleknas) untuk membentuk Tim Nasional Esports menuju Asian Games 2026.

Dijelaskan, langkah ini menjadi tahapan lanjutan setelah PB ESI melakukan proses entry by number dan pembentukan awal skuad terbaik.’

Mengutip keterangan resminya, Senin (23/2/2026), Seleknas ini berlangsung mulai dari 20 Februari hingga 15 Maret 2026, dan berlanjut ke Pemusatan Latihan Nasional atau Pelatnas sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026.

Melalui Badan Timnas Esports, PB ESI menerapkan tiga mekanisme seleksi. Skema tersebut terdiri dari penunjukan langsung, seleksi terbatas, dan seleksi terbuka.

Penunjukan langsung diberikan kepada atlet atau tim dengan rekam jejak prestasi teruji dan performa konsisten dalam periode pemantauan terakhir.

Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada kualitas performa, rekam jejak prestasi, serta mentalitas bertanding di level internasional.

Sementara itu, seleksi terbatas menyasar tim dan atlet yang masuk radar pemantauan teknis Badan Timnas. Nantinya, mereka akan dievaluasi berdasarkan data kompetisi, analisis permainan, kesiapan mental dan taktik, serta catatan prestasi nasional dan internasional.

Proses seleksi ini digelar secara online ataupun offline. Selain itu, PB ESI juga membuka jalur seleksi terbuka. Skema ini memberi kesempatan bagi talenta esports dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Diharapkan, langkah ini dapat membuka ruang regenerasi dan pemerataan peluang bagi atlet baru. Ketua Badan Tim Nasional Esports, Brigadir Jenderal Polisi Wishnu Buddhaya, menegaskan pendekatan ini dirancang secara menyeluruh. 



error: Content is protected !!