BeritaLokal, Kota Bandung – Harga Steam Machine Valve tergolong mahal, meski pihak Valve memastikan harga berdasarkan biaya komponen yang bervariasi. Namun, kondisi pasaran saat ini membuat para gamer merasa kena beban harganya yang tinggi.
Selain itu, Valve menghadapi tantangan besar dalam mendapatkan kontrak kerja sama dengan pemasok RAM dan komponen lainnya. Menurut Gamers Nexus, pihak Valve harus bersaing keras dengan perusahaan besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron yang memprioritaskan distribusi stok RAM untuk klien strategis seperti OpenAI dan NVIDIA. Hal ini membuat mereka kesulitan menemukan sumber komponen dengan harga lebih murah, sehingga mengakibatkan peningkatan harga Steam Machine hingga $1000.
Dalam artikel tersebut, Valve menjelaskan bahwa biaya per unit Steam Machine tergantung pada ketersediaan komponen dari berbagai pabrik. Namun, situasi pasaran yang terus meningkat membuat mereka kesulitan menemukan sumber daya yang dapat dipertahankan. “Kita tidak bisa menemukan pemasok RAM dengan harga lebih murah saat ini,” kata Valve dalam wawancara dengan Gamers Nexus.
Sementara itu, para gamer mengkritik keputusan Valve untuk memasang harga Steam Machine di atas $1000. Mereka menyayangkan bahwa kenaikan biaya terutama mencerminkan risiko yang terjadi pada pasar komponen. “Ini bukan solusi yang tepat bagi pasar game,” ujar salah satu gamer dalam wawancara.
Dengan kondisi ini, harga Steam Machine semakin menarik perhatian para penggemar game. Namun, tantangan terkait ketersediaan komponen dan persaingan global membuat Valve harus tetap beradaptasi. Apakah keputusan mereka akan diakui oleh pasar?
Beritalokal, Kota Bandung, Harga Steam Machine Valve tergolong mahal, meski pihak Valve memastikan harga berdasarkan biaya komponen yang bervariasi. Namun, kondisi pasaran saat ini membuat para gamer merasa kena beban harganya yang tinggi.