BeritaLokal, Jakarta – Persaingan antara laptop berbasis Windows dan macOS kembali memanas dengan taktik AMD yang menggiring MacBook Neo ke posisi sengit dalam perdebatan teknologi gaming. Kali ini, AMD menuduh laptop Apple tidak mampu menjalankan 15 dari 20 judul game PC terpopuler secara native, meski sebenarnya keduanya memiliki spesifikasi yang berbeda.
Selain itu, AMD membandingkan perangkat lunak (software) dan hardware antara laptop Windows dengan Mac, mengungkapkan bahwa sistem macOS tidak menyenangkan untuk gaming. Di sisi lain, laptop bertenaga Ryzen dari AMD dijelaskan memiliki kompatibilitas yang lebih luas terhadap game AAA, meski iGPU entry-level AMD seringkali menunjukkan kelemahan saat menjalankan grafis berat.
Poin utama AMD adalah kebebasan ekosistem, di mana laptop Ryzen memberikan akses penuh ke platform digital seperti Steam, Epic Games Store, dan layanan PC Game Pass. Namun, perbandingan spesifikasi ini dinilai kurang seimbang karena laptop Apple tidak dirancang sebagai mesin gaming.
Sementara itu, AMD mengungkapkan bahwa strategi mereka bertujuan memperkuat kepercayaan pengguna pada kualitas hardware, terutama dalam bidang permainan. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk persaingan sehat dalam industri teknologi, meski beberapa ahli teknologi meragukan manfaatnya.
BeritaLokal, Jakarta, Dengan demikian, AMD mengajak Apple untuk lebih memperkuat dukungan gaming dalam produk mereka, sementara pengguna akhir yang tertarik pada laptop gaming harus mempertimbangkan kebutuhan spesifik mereka.