BeritaLokal, Jakarta – Tiga girl group Korea Selatan berdarah HYBE, Le Sserafim, ILLIT, dan Katseye, merilis lagu baru “Iconic by Mistake” yang menyoroti perjuangan mereka untuk menghadapi kritik online. Lagu ini menjadi bagian dari strategi mereka untuk memperkuat identitas dan popularitas di era digital, di mana ejekan dan komentar negatif sering kali menciptakan efek ekstrem.
Dalam episode musim pertama 2026, trio band ini menggabungkan kreativitas mereka dalam single yang memadukan elemen pop alternatif dengan makna murni. Video klipnya dibuat oleh sinematografer Cody Critcheloe, sebelumnya menangani video musik viral “Gnarly” dari Katseye. Lagu ini dirilis pada 10 Juni 2026, diikuti perilisan single digital dua hari setelahnya. Lirik lagu secara langsung menyentuh para pembenci dan kritikus yang sering menghakimi mereka, menyoroti bagaimana komentar negatif bisa menjadi sumber kekuatan dan perhatian.
“Iconic by Mistake” tidak hanya memperlihatkan ketukan kuat dan suara unik dari trio, tetapi juga mengekspresikan kesadaran bahwa ejekan online justru memberi mereka perhatian. Billboard mengonfirmasi pada 10 Juni 2026 bahwa lagu ini mencapai posisi ke-28 di tangga lagu Billboard Hot 100, sementara EP Katseye “Wild” yang merilis bersamaan dengan single ini menduduki peringkat ke-28 pula. Le Sserafim baru saja meluncurkan album Pureflow Pt. 1 pada Mei 2026, yang menempati posisi ke-10 dalam Billboard 200, sementara ILLIT mengikuti jejak sukses album mini Mamihlapinatapai April 2026.
Konsep visual lagu ini sangat eksentrik, dengan tema utama menampilkan simbolisasi kritik dan perlawanan. Pemandangan dalam video klip memanfaatkan kontras antara penghinaan dan kekuatan, menciptakan efek yang memperkuat makna lirik. Dalam bagian akhir, para penyanyi mengejak para pembenci mereka dengan menyebut “tiga girl group yang sangat dibenci bersatu untuk berterima kasih kepada para pembenci yang menganggur karena telah memberi mereka perhatian.”
Dengan sertifikasi ini, lagu “Iconic by Mistake” menjadi bagian dari jalan mereka memperkuat identitas dan kepercayaan diri. Meski menghadapi kritik, trio band tetap menunjukkan ketenangan dan semangat untuk berjuang.
Pilihan terbaik untuk mendalami informasi ini adalah melihat video klip atau audiens mereka di platform musik digital.