BeritaLokal, Jakarta – Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa rencana pembelian kembali (buyback) saham bank-bank dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dilakukan berdasarkan keyakinan pada kinerja kuat industri perbankan pelat merah. Meski harga saham belum mencerminkan kinerja keuangan, Dony mengatakan langkah ini merupakan peluang strategis untuk pemegang saham.
Dony menekankan bahwa fundamental bank-bank Himbara saat ini sangat baik. Ia menilai harga saham yang rendah menjadi alasan kuat untuk melakukan buyback, terutama karena kinerja operasional dan laporan keuangan yang terbuka. “Saham-saham kita memiliki performa yang sangat bagus,” ujarnya, mengingatkan bahwa kondisi ini tidak hanya terkait dengan sektor perbankan, tetapi juga infrastruktur.
Dony menjelaskan bahwa buyback adalah mekanisme yang umum digunakan pemilik perusahaan ketika harga saham berada di bawah nilai fundamental. Ia menekankan bahwa keputusan ini mencerminkan kebijakan pemerintah untuk memastikan bahwa investor dapat mendapatkan nilai investasi yang optimal.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengonfirmasi koordinasi dengan Danantara, BPJS Ketenagakerjaan, PT Taspen, serta bank-bank Himbara dalam rencana pembelian saham perbankan. Dasco menyebut langkah ini sebagai hasil evaluasi terhadap tren positif sektor perbankan nasional.
Direktur Utama Bank Negara Indonesia, Putrama Wahju Setyawan, juga menegaskan bahwa kondisi Himbara saat ini dalam performa terbaiknya. Dony mengungkapkan bahwa kebijakan buyback adalah strategi yang relevan dengan kondisi pasar, meski harga saham belum sepenuhnya mencerminkan fundamental perusahaan.
Dalam wawancara, Dony menegaskan bahwa kinerja bank-bank Himbara terlihat dari laporan keuangan yang transparan. Ia mengatakan bahwa investor dapat melihat langsung kondisi tersebut melalui data yang dipublikasikan secara terbuka. “Saham-saham kita bagus, perbankan kita bagus, infrastruktur kita juga bagus,” ujarnya.
Koordinasi ini menunjukkan momentum konsolidasi pemerintah dalam mengelola sektor keuangan. Dony berharap langkah buyback dapat menjadi salah satu bentuk kebijakan yang memastikan stabilitas pasar dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap perusahaan milik negara.