BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memulai tahapan pertama babak perempat final Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis Prancis menghentikan Paraguay di laga yang ditandai oleh tekanan fisik, provokasi, dan kekerasan. Les Bleus, ledakan kapasitas timnas Prancis, berhasil mempertahankan dominasi dalam permainan hingga akhirnya mencetak gol penalti dari Kylian Mbappe di menit 80, membawa mereka melangkah ke babak semifinal.
Selain itu, kemenangan ini tidak diraih dengan cara mudah. Setelah mengendalikan fase sebelumnya dengan dominasi yang kuat, Les Bleus harus berjuang melawan pertandingan yang lebih menekankan duel fisik dan provokasi dari lawan. Paraguay, yang sebelumnya menyingsingkan Jerman di babak 16 besar, justru mengungguli timnas Prancis dengan cara yang lebih kotor.
Pertandingan berjalan sengit hingga menit ke-20, ketika Diego Gomez menjatuhkan Desire Doue di dalam kotak penalti. Wasit Ilgiz Tantashev memeriksa insiden tersebut melalui VAR sebelum akhirnya menyatakan titik penalti. Kehadiran momen ini memicu reaksi dari para pemain Paraguay, yang bahkan Gustavo Velazquez berusaha merusak titik penalti. Mbappe tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, mencetak gol ke gawang Paraguay di menit 80, menyamai koleksi Lionel Messi dalam daftar top skor sementara Piala Dunia.
Paraguay, yang mengandalkan strategi agresif dan penggunaan “dark arts” dalam permainan, justru kalah karena kelemahan defensif dan kesalahan teknis. Meski tiga pemain Prancis menerima kartu kuning, tidak ada satu pun pemain Paraguay yang mendapat sanksi meskipun beberapa pelanggaran mereka memicu protes. Mantan bek Inggris Micah Richards mengkritik keras keadaan tersebut, menyebut bahwa kinerja paruh akhir timnas Amerika Selatan justru lebih baik dari situasi yang terjadi.
Sementara itu, para pemain Prancis tetap fokus pada permainan sepanjang laga. Mbappe, penyerang andalan, mengendalikan ritme permainan hingga akhirnya mencetak gol pembuka kemenangan. “Paraguay mencoba memprovokasi para pemain Prancis, sedikit dorongan dan desakan tetapi tidak cukup untuk mendapatkan kartu kuning,” ujar mantan pemain Skotlandia Pat Nevin kepada BBC Sport.
Kemenangan ini menunjukkan bahwa timnas Prancis masih memiliki kapasitas luar biasa dalam menghadapi lawan kuat, meski dengan cara yang lebih kotor. Piala Dunia 2026 akan menjadi ajang penampilan terbaik bagi Les Bleus, dan keberhasilan mereka di babak perempat final telah membangun fondasi untuk menjuarai gelar dunia.
BeritaLokal, Jakarta, Kemenangan Prancis menghentikan Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi bagian dari cerita yang lebih luas. Meski terpaut skor tipis, kemenangan ini menunjukkan bahwa timnas Prancis masih memiliki kapasitas luar biasa dalam menghadapi lawan kuat. Sementara itu, Paraguay harus memperbaiki kelemahan defensif mereka sebelum bisa menembus babak selanjutnya.
Artikel Terkait
Spanyol Menang 1-0 Portugal di Piala Dunia 2026 dengan Gol Mikel Merino
6 Juli 2026
USA vs Belgia Piala Dunia 2026 di Lumen Field
6 Juli 2026
FIFA Menunda Sanksi Kartu Merah Balogun Piala Dunia 2026
6 Juli 2026
Prediksi Bola Swiss vs Kolombia: Duel Kekuatan Dunia 2026
6 Juli 2026
Erick Thohir Pastikan Piala Presiden dan AFF Sama Waktu
6 Juli 2026
Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026: Ancelotti Kembali Tidak Berhasil
6 Juli 2026
Norwegia Membawa Bintang Piala Dunia 2026
6 Juli 2026
Erling Haaland: Gol Kemenangan dan Keberanian Norwegia
6 Juli 2026
Memuat komentar...