Piala Presiden 2026: Klub Asing Tambah untuk Meningkatkan Kompetisi

BeritaLokal, Jakarta – Piala Presiden 2026, yang diikuti delapan klub dari empat negara, menunjukkan keinginan untuk meningkatkan kualitas permainan melalui pemberian kesempatan klub Asia Tenggara. Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden Tsamara Amany mengungkap alasan di balik kehadiran klub-klub tersebut, yang terdiri dari Thailand (Port FC), Brunei Darussalam (DPMM), Singapura (Tampines Rovers), dan Indonesia (Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, PSMS Medan).

Selain itu, keputusan mengundang klub-klub Asia Tenggara merupakan hasil masukan dari Steering Committee Mauarar Sirait dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Tsamara menjelaskan bahwa tujuan utama adalah untuk memperkuat kompetisi regional dan menunjukkan daya saing klub Indonesia di level Asia Tenggara. “Kami ingin melihat apakah klub-klub lokal mampu bersaing dengan klub-klub yang ada di kawasan tersebut,” kata Tsamara dalam konferensi pers Piala Presiden 2026, Senin (6/7/2026).

Piala Presiden 2026 akan berlangsung dari 25 Juli hingga 6 Agustus 2026, dengan pertandingan di dua kota: Bandung (Stadion Si Jalak Harupat Soreang) dan Surabaya (Stadion Gelora Bung Tomo). Ajang ini akan disiarkan langsung oleh Emtek Group melalui Indosiar dan Vidio untuk OTT. Hadiah juara meningkat dari Rp 5,5 miliar ke Rp 6 miliar, menurut Ketua Steering Committee Maruarar Sirait.

Pertandingan akan terdiri dari 14 pertandingan, dengan Kick-off pada pukul 15.30 dan 18.30 WIB. Klub Indonesia yang bertarung adalah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSMS Medan, sementara tiga klub asing juga diundang. Piala Presiden 2026 menjadi ajang pemanasan untuk persiapan kualifikasi Piala Presiden 2027, dengan tujuan memperkuat daya saing tim Indonesia di level regional.

Artikel Terkait

0