BeritaLokal, Medan – Pemprov Sumatera Utara (Sumut) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun pada tahun 2026 untuk mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), sebagai langkah prioritas dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Kegiatan ini ditargetkan mendorong transformasi jangka pendek, dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Anggaran Rp1,1 triliun tersebut dibagi menjadi 141 kegiatan yang dikelola oleh sembilan opd utama, melalui kontrak yang mencapai 539 miliar di triwulan I. Dalam realisasi keuangan, angka ini mencapai Rp115 miliar (10,7%) dengan progres fisik sebesar 10,24%. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut, Faisal Arif Nasution, mengatakan bahwa pembangunan masih berada pada tahap awal RPJMD, di mana kegiatan fisik menjadi fokus utama.
Program PHTC terdiri dari enam prioritas: Program Unggulan Sekolah Gratis (PUBG), Probis, Jaskop, CERDAS, INSTANSI, dan PRESTICE. Dalam triwulan I, Probis sudah direalisasikan, sementara Jaskop sedang memasuki tahap survei pengadaan Solar Dryer Dome. Faisal mengatakan bahwa progres infrastruktur masih terbatas karena perubahan nomenklatur OPD pada April 2026, sehingga beberapa pekerjaan belum berkontrak.
Sejumlah program masih dalam proses persiapan. Misalnya, PUBG akan dijalankan tahun ajaran baru 2026 dan menargetkan penambahan 103.590 siswa di daerah seperti Nias, Tapteng, Sibolga, serta wilayah terdampak bencana. Sementara itu, progres infrastruktur fisik masih dalam tahap pengadaan barang dan jasa, yang dipercepat hingga Juni 2026 untuk menyelesaikan pekerjaan sebelum akhir tahun.
Pemprov Sumut tetap memperkuat sinergi antara opd dan pihak terkait, dengan harapan peningkatan kualitas layanan publik menjadi lebih signifikan. Kondisi ini diimbangi dengan pendekatan yang realistis, menghadapi tantangan pembangunan jangka pendek yang kompleks.