BeritaLokal, Jakarta – Meta Inc. mengumumkan investasi besar-besaran senilai USD 900 juta (sekitar Rp 14,7 triliun) ke startup fintech India Cred pada Juni 2026, menandai langkah strategis perusahaan untuk memperluas dominasi di sektor teknologi keuangan. Investasi ini akan digunakan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, mengembangkan kapabilitas institusional, dan memperluas pangsa pasar dalam berbagai kategori layanan keuangan.
Selain itu, pendiri Cred, Kunal Shah, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO perusahaan, telah dipindahkan ke WhatsApp. Dalam unggahan di X (sekarang Twitter), Shah mengungkapkan alasan pindahnya dirinya dari posisi CEO Cred untuk memimpin WhatsApp, dengan menyebut bahwa aplikasi pesan milik Meta memiliki lebih dari 500 juta pengguna di India sebagai faktor utama.
Kunal Shah akan berperan sebagai pengganti Will Cathcart dalam mengawasi kebijakan WhatsApp, sementara posisi CEO sementara di Cred akan ditugaskan kepada Miten Sampat. Dengan rencana IPO (penawaran saham perdana) yang sedang dibahas, dewan direksi Cred mulai menyiapkan struktur kepemimpinan baru untuk menghadapi tantangan pasar fintech lokal.
Sementara itu, Meta melakukan perombakan besar-besaran di dalam organisasi, dengan memindahkan 7.000 karyawan ke empat divisi baru yang fokus pada pengembangan teknologi intelek (AI). Divisi ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan lingkungan kerja, sementara sistem “desain natif AI” diadopsi untuk mempercepat proses bisnis. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi yang telah diterapkan sejak April lalu, dengan pengurangan 8.000 posisi kerja dan penutupan 6.000 lowongan aktif.
Pergeseran fokus Meta dari Metaverse ke AI mencerminkan tren global perusahaan teknologi untuk mengalokasikan sumber daya pada inovasi terkini. Proyek “superintelligence” yang diprojeksikan memerlukan investasi sebesar US$ 115 miliar hingga US$ 135 miliar, menunjukkan kekuatan Meta dalam mengembangkan teknologi intelek dan ekosistem digital.
Cred, sebagai startup fintech terbesar di India, telah mencapai valuasi $4 miliar dengan pendanaan dari Meta, serta memperoleh lebih dari 40% pembayaran tagihan kartu kredit di negara tersebut. Kinerja perusahaan juga diperkuat oleh kontribusi Kunal Shah, yang berperan dalam membangun ekosistem dan basis pengguna aktif. Dengan pindah ke WhatsApp, Shah mengambil alur baru untuk mengembangkan layanan digital di wilayah Asia Tenggara.
Pergeseran ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi global terus beradaptasi dengan dinamika pasar, sementara keterlibatan investor seperti Meta membuka peluang bagi startup yang mampu memperkuat kapasitasnya dalam bisnis keuangan digital.