BeritaLokal, Jakarta – Roberto Martinez, pelatih Timnas Portugal, resmi mengakhiri masa jabatannya setelah kekalahan 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski kalah, Martinez menegaskan bahwa hasil tersebut tidak bisa dianggap sebagai kegagalan.
Selain itu, Portugal harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia setelah gol Mikel Merino pada menit ke-91 memastikan kemenangan Spanyol sekaligus membawa La Roja melaju ke babak perempat final. Pertandingan tersebut juga menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia. Martinez mengatakan bahwa Portugal tidak bisa disebut gagal meski tersingkir lebih cepat dari yang diharapkan.
“Kami tidak gagal. Kami kalah dalam sebuah pertandingan melawan salah satu tim favorit juara. Kami menunjukkan kualitas individu yang luar biasa,” ujar Martinez. Ia menekankan bahwa performa tim tidak hanya tergantung pada hasil satu pertandingan, tetapi juga pada detail kecil seperti bola yang membentur mistar gawang atau permainan yang selaras.
Martinez menegaskan bahwa Portugal sudah memberikan segalanya untuk keluar sebagai pemenang laga ini. “Anda baru bisa disebut gagal jika tidak berusaha memenangkan pertandingan hingga menit terakhir,” katanya. Ia juga menyebutkan bahwa perjalanan Portugal di Piala Dunia tidak bisa dipandang secara sempit hanya dari hasil satu pertandingan.
Sementara itu, Martinez membela keputusannya mempertahankan Cristiano Ronaldo selama 90 menit penuh. Menurutnya, mengganti pencetak gol terbanyak tim justru bukan pilihan yang tepat saat Portugal membutuhkan gol. “Ketika sebuah tim membutuhkan gol, Anda tidak bisa menarik keluar Cristiano Ronaldo. Dia mampu bermain selama 90 menit tanpa masalah,” kata Martinez. Ia mengakui bahwa jika pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu, Gonçalo Ramos kemungkinan menjadi opsi yang tepat, tapi selama 90 menit harus menjaga struktur permainan.
Martinez juga menyebutkan bahwa konsistensi tim adalah kunci untuk melaju hingga fase akhir Piala Dunia. “Bukan hanya Portugal. Tidak banyak negara yang mampu secara konsisten melaju hingga fase-fase akhir Piala Dunia. Sangat sulit untuk terus tampil konsisten dan selalu lolos,” katanya.
Sudah Berikan Segalanya: Martinez menegaskan bahwa Portugal tidak bisa disebut gagal meski tersingkir lebih cepat dari yang diharapkan. Ia menyebutkan bahwa permainan tim terlihat memadai dalam setiap laga, termasuk saat menghadapi Spanyol. “Kami berusaha memenangkan pertandingan hingga menit terakhir,” tambahnya.
Sudah Benar Andalkan Ronaldo: Martinez juga membela keputusannya mempertahankan Cristiano Ronaldo selama 90 menit penuh. Menurutnya, keberadaannya memberikan ancaman, membuka ruang bagi rekan-rekannya, dan selalu berbahaya dalam situasi bola mati maupun bola di dalam kotak penalti. Ia mengakui bahwa jika pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, Gonçalo Ramos mungkin menjadi opsi yang tepat, tapi selama 90 menit harus menjaga struktur permainan.
Kemenangan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa tim La Roja masih memiliki potensi untuk melaju lebih jauh. Martinez menyebutkan bahwa kemenangan itu adalah hasil dari kerjasama lintas posisi dan keterampilan individu yang luar biasa. “Kami tidak gagal. Kami kalah dalam sebuah pertandingan melawan salah satu tim favorit juara,” kata dia dengan penuh percaya diri.
BeritaLokal, Jakarta, Roberto Martinez, pelatih Timnas Portugal, resmi mengakhiri masa jabatannya setelah kekalahan 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski kalah, Martinez menegaskan bahwa hasil tersebut tidak bisa dianggap sebagai kegagalan.
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026: Kekuatan dan Tantangan di Babak Perempat Final
9 Juli 2026
France vs Morocco: Cerita yang Belum Benar di Piala Dunia 2026
9 Juli 2026
Deschamps Tidak Takut Wasit Argentina di Piala Dunia 2026
9 Juli 2026
Prancis Dituntut Lebih ‘Kejam’ di Depan Gawang saat Melawan Maroko dalam Perempat Final Piala Dunia 2026
9 Juli 2026
Justin Bieber & Shakira Join FIFA Halftime Show 2026
9 Juli 2026
Timnas Brasil Kembali ke Rio Dengan Satu Pemain: Tantangan dan Perjuangan
9 Juli 2026
Cristiano Ronaldo Prediksi Piala Dunia 2026: Kemenangan Jauh Dari Final
9 Juli 2026
Kolombia Gagal Masuk Perempat Final Piala Dunia 2026
8 Juli 2026
Memuat komentar...