Prancis Dituntut Lebih ‘Kejam’ di Depan Gawang saat Melawan Maroko dalam Perempat Final Piala Dunia 2026

BeritaLokal, Jakarta – Pemerintah memulai tahapan penguasaan lapangan di babak perempat final Piala Dunia 2026 dengan tampilan yang menunjukkan kekuatan Les Bleus. Timnas Prancis, yang berhasil melenggang dari babak penyiswa, kini menghadapi Maroko dalam laga bersejarah bagi pelatih Didier Deschamps. Meski telah mencetak 14 gol di turnamen, Deschamps menegaskan timnya masih memiliki ruang untuk meningkatkan efektivitas serangan.

Selain itu, Prancis juga memperlihatkan performa luar biasa dengan 88 tembakan, terbanyak kedua di Piala Dunia setelah Argentina. Kylian Mbappe, penyerang paling produktif dengan tujuh gol, mengisi posisi Sepatu Emas. Deschamps, pelatih yang pernah membawa Prancis ke final Piala Dunia 2018, meminta timnya “lebih tajam” dalam mengeksekusi peluang. “Kami harus lebih efektif dalam menyerang,” ujar Deschamps. Ia menekankan bahwa meski Les Bleus sudah cukup efektif, mereka bisa meningkatkan potensi dengan memanfaatkan peluang secara maksimal.

Laga melawan Maroko ini akan menjadi momen bersejarah bagi Deschamps, yang akan mengakhiri kiprahnya sebagai pelatih setelah turnamen ini. Ia berharap dapat menutup kariernya dengan gelar Piala Dunia ketiga untuk Prancis dan trofi kedua sebagai pelatih. Catatan 25 pertandingan di putaran final Piala Dunia menyamai rekor Helmut Schön, mantan pelatih Jerman Barat. Deschamps juga mencatatkan 19 kemenangan di Piala Dunia bersama Prancis, jumlah terbanyak dalam sejarah kompetisi.

Tim Maroko, yang gagal melaju ke final Piala Dunia 2022, akan menjawab tantangan ini dengan semangat. Meski demikian, Deschamps tetap berharap laga ini menjadi momen penutup kiprahnya sebagai pelatih yang terbaik.

Artikel Terkait

0