BeritaLokal, Jakarta – Dadali, band musik yang khas dengan nuansa pop melankolis, merilis single “Di Saat Kau Berubah” pada 12 Juni 2026. Lagu ini diproduksi oleh Dyrga (vokal) dan Ikar (gitar), Boim (gitar), serta Hendi (bas). Lirik lagu menggambarkan perasaan hati yang hancur akibat perubahan sikap orang terdekat, meski kehilangan bukanlah penyebab utama.
Dalam konferensi pers, Dyrga membagikan cerita tentang kisah patah hati yang sering dialami dalam hubungan. “Di Saat Kau Berubah” lahir dari pengalaman sehari-hari di mana cinta justru terasa sakit karena perubahan seseorang yang tak bisa diubah. “Mencintai orang yang perlahan berubah tanpa alasan jelas… kadang yang paling menyakitkan bukan perpisahan, tapi melihat kenyataan yang tidak bisa diperbaiki,” kata Dyrga.
Lagu ini dibungkus dengan aransemen lembut dan kuat, menggambarkan sensasi sendu yang memaksa pendengar tenggelam dalam kecewa. Dengan nuansa pop melankolis, Dadali membuat single ini menjadi perayaan patah hati yang relevan di era kini. “Di Saat Kau Berubah” diharapkan menjadi teman bagi semua orang yang merasakan luka karena perubahan dalam hubungan.
Dadali, yang telah mengawali karier musik sejak 2009, terus mempertahankan pola genre pop melankolis sebagai ciri khasnya. “Di Saat Kau Berubah” adalah bukti konsistensi band dalam merajai pasar musik dengan pesan yang selalu relevan. Karya ini juga menghargai penghargaan MURI 2011 atas video klip “Di Saat Aku Mencintaimu,” yang menjadi landmarknya di industri musik Indonesia.
Dengan konsistensi dalam membangun identitas musikal, Dadali terus menunjukkan bahwa patah hati tetap selaras dengan kehidupan sehari-hari. “Di Saat Kau Berubah” mengajak pendengar untuk menerima kenyataan yang tak bisa dihindari, meski dengan cara yang tenang dan berimbang.