Kuasa Hukum Buka Suara: Tuduhan terhadap Guntur Sahputra Tak Berdasar dan Sarat Rekayasa

BeritaLokal, Medan – Kuasa Hukum Buka Suara: Tuduhan terhadap Guntur Sahputra Tak Berdasar dan Sarat Rekayasa

Kuasa Hukum Menegaskan Tudingan Tanpa Dasar

Dalam pernyataan resmi yang diterima oleh wartawan, tim kuasa hukum Guntur Sahputra menegaskan bahwa informasi yang beredar tentang kejadian penganiayaan terhadap Rahmadsyah alias Mamat (45) tidak memiliki dasar fakta. Dalam pernyataan tersebut, mereka menyebut tuduhan ini merupakan upaya kriminalisasi dan pembunuhan karakter yang dirancang untuk merusak nama baik kliennya.

“Kami menegaskan bahwa berita tersebut tidak benar, tidak sesuai fakta, dan adalah fitnah besar bagi klien kami,” kata mantan hakim senior dalam pernyataannya. Ia menjelaskan bahwa semua tuduhan ini dianggap sebagai asumsi, tuduhan liar, serta rekayasa semata.

Proses Perkara dan Penjelasan Klien

Guntur Sahputra sendiri diketahui tidak mengetahui kejadian tersebut, tidak berada di lokasi kejadian, dan tidak pernah memberikan instruksi kepada siapa pun. Tim kuasa hukum menegaskan bahwa ada hubungan langsung antara klien dan peristiwa yang menimpa korban. “Tidak ada satu pun perintah, instruksi, pesan, atau hubungan apa pun antara klien kami dengan kejadian tragis,” kata mantan hakim.

Pola Kebiasaan dan Upaya Kriminalisasi

Kuasa hukum menegaskan bahwa nama Guntur Sahputra sering diseret dalam berbagai peristiwa yang terjadi di wilayah Medan, tanpa dasar yang jelas. Mereka menyatakan bahwa ada pola yang berulang, di mana kliennya selalu menjadi sasaran tuduhan tanpa bukti. “Ini adalah bentuk kriminalisasi sistematis,” katanya.

Menegaskan Dampak pada Kehormatan dan Reputasi

Pihak kuasa hukum menekankan bahwa tindakan tersebut sangat merugikan kehormatan dan reputasi yang telah dibangun kliennya selama bertahun-tahun. Mereka mengajak para wartawan untuk mematuhi prinsip jurnalistik, melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempublikasikan informasi kepada masyarakat.

Perawatan Korban dan Kedalaman Peristiwa

Rahmadsyah alias Mamat saat ini menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Medan. Pihak kuasa hukum mengingatkan bahwa kejadian ini tidak hanya menimpa satu individu, tetapi juga merusak opini publik dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Sampai saat ini, tim kuasa hukum masih memproses kasus tersebut dengan tegas mengingatkan bahwa setiap informasi harus didukung oleh bukti yang konfirmatif.

Artikel Terkait

0