BeritaLokal, Jakarta – AMD Sebut Harga RAM DDR5 Bakal Susah Turun dalam Waktu Dekat
Pertumbuhan tren AI global terus memengaruhi pasar teknologi, bahkan menggerogoti harga RAM DDR5 yang sebelumnya dinilai stabil. Perusahaan AMD mengungkapkan bahwa harga memori ini akan kian melambung tinggi hingga 2028 mendatang, membuat pengguna PC dan laptop terpaksa mempertimbangkan perubahan ekosistem komponen.
Dalam wawancara dengan Wccftech, David McAfee, representasi AMD di pasar memori dunia, menjelaskan bahwa permintaan AI yang tumbuh pesat telah mendorong produsen seperti ASML dan Samsung untuk meningkatkan produksi DDR5. “Kami tidak bisa mengabaikan kebutuhan ini,” kata dia. Namun, kekeringan pasokan memperparah persaingan harga, sehingga membuat RAM DDR5 terus menanjak.
Permasalahan ini telah memicu pergeseran pasar. Pengguna awam yang sebelumnya mengandalkan DDR4 kini mulai beralih ke model lama karena harga lebih terjangkau. “Mereka harus bersabar,” kata ahli teknologi. Dampaknya, DDR4 menjadi pilihan utama bagi pengguna rumah tangga dan perusahaan kecil yang tidak bisa membeli RAM DDR5.
Meski begitu, AMD tetap percaya bahwa DDR5 akan terus menjanjikan hingga 2028. “Pengguna akhirnya akan melihat kenyataan bahwa harga memori ini justru menjadi investasi yang menguntungkan,” katanya.
Sementara itu, pasar komponen lain seperti GPU dan CPU juga dalam kondisi stabil. Namun, untuk pengguna PC yang ingin merakit dengan biaya terjangkau, penting untuk mengecek spesifikasi perangkat lunak dan memilih RAM DDR4 jika budget tidak mencukupi.
Dengan demikian, meski harga DDR5 masih melambung tinggi, pengguna bisa tetap menjaga kestabilan sistem komputasi dengan mengganti komponen yang lebih ekonomis.