Harga Emas Pegadaian Hari Ini: UBS Alami Penurunan Terbesar

BeritaLokal, Jakarta – Harga emas di Pegadaian turun pada Kamis (11/6/2026) pukul 06.15 WIB, terutama untuk produk buatan UBS, Antam, dan Galeri24. Perubahan harga logam mulia mencapai kisaran Rp 21.000 hingga Rp 54.000 per gram, dengan penurunan tertinggi terjadi pada UBS. Berikut daftar harga emas Pegadaian dari masing-masing produk:

Galeri24, 0,5 gram: Rp 1.411.000, 1 gram: Rp 2.690.000, 2 gram: Rp 5.316.000, 5 gram: Rp 13.192.000, 10 gram: Rp 26.314.000, 25 gram: Rp 65.431.000, 50 gram: Rp 130.759.000, 100 gram: Rp 261.388.000, 250 gram: Rp 651.863.000, 500 gram: Rp 1.303.725.000, 1.000 gram: Rp 2.607.448.000

Antam, 0,5 gram: Rp 1.464.000, 1 gram: Rp 2.822.000, 2 gram: Rp 5.581.000, 3 gram: Rp 8.345.000, 5 gram: Rp 13.874.000, 10 gram: Rp 27.690.000, 25 gram: Rp 69.095.000, 50 gram: Rp 138.107.000, 100 gram: Rp 276.133.000

UBS, 0,5 gram: Rp 1.461.000, 1 gram: Rp 2.703.000, 2 gram: Rp 5.364.000, 5 gram: Rp 13.257.000, 10 gram: Rp 26.373.000, 25 gram: Rp 65.803.000, 50 gram: Rp 131.336.000, 100 gram: Rp 262.568.000, 250 gram: Rp 656.226.000, 500 gram: Rp 1.310.910.000

Harga Emas Dunia
Harga emas dunia melemah pada perdagangan Rabu (10/6/2026) karena perang AS-Israel dengan Iran meredupkan harapan penyelesaian konflik. Sementara itu, harga emas spot turun menjadi US$ 4.070,56, sementara harga perak dan platinum juga mengalami koreksi. Analis FXTM menyebutkan bahwa kekhawatiran inflasi dan suku bunga lebih tinggi memengaruhi permintaan emas.

Perang AS-Israel dengan Iran terus berlangsung, di mana Garda Revolusi Iran melakukan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan militer AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain sebagai balasan atas serangan AS di sekitar Selat Hormuz. Laporan CPI (Consumer Price Index) menunjukkan harapan kenaikan suku bunga mencapai 67% pada Desember 2026, yang dapat memengaruhi permintaan emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Harga emas telah turun sebesar 20% sejak perang dimulai di Februari 2026, dengan lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi. Meski dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, emas sering diabaikan karena suku bunga lebih tinggi biasanya mengurangi imbal hasilnya.

error: Content is protected !!