BeritaLokal, Jakarta – Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin (15/6/2026) melonjak signifikan, mencapai Rp 18.000 per gram. Perubahan ini terjadi seiring kenaikan harga emas dunia yang memicu reaksi pasar lokal. Berikut rincian lengkapnya:
Selain itu, harga buyback emas Antam juga naik secara drastis, dari Rp 2.500.000 per gram menjadi Rp 2.564.000 per gram. Dengan demikian, pelaku pasar bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menjual emas dengan nilai lebih tinggi. Harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram, sementara harga buybacknya mencapai Rp 2.989.000 per gram.
Harga emas Antam terdiri dari berbagai ukuran, seperti 0,5 gram (Rp 1.414.500), 1 gram (Rp 2.729.000), dan seterusnya hingga 1.000 gram (Rp 2.669.600.000). Data ini berasal dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis Antam yang dikenal memiliki akurasi tinggi untuk informasi pasar logam.
Prediksi Harga Emas Sepekan
Harga emas dunia mengalami pergerakan volatile sepanjang pekan lalu. Tekanan terhadap harga emas berasal dari data inflasi AS yang lebih tinggi, konflik di Timur Tengah, serta ekspektasi kebijakan suku bunga tinggi dari Federal Reserve (The Fed). Pada awal pekan lalu, harga emas spot sempat naik hingga US$ 4.362,94 per ons, namun berbalik turun tajam setelah Iran mengisyaratkan penyelesaian operasi militer terhadap Israel dan inflasi AS mencapai 4,2 persen.
Harga emas kembali naik pada Rabu hingga US$ 4.210,52 per ons, meski masih berada di zona berbahaya. Analis seperti Adrian Day Asset Management memprediksi harga emas akan mencapai titik terendahnya, dengan menggambarkan potensi kenaikan jika konflik Iran segera usai dan dolar AS kehilangan daya tarik sebagai aset safe haven. Sebaliknya, analis senior Trade Nation David Morrison menilai prospek emas jangka pendek masih negatif, meski reli kemarin cukup kuat.
Analisis Prediksi
Adrian Day memperkirakan harga emas akan kembali naik jika kesepakatan damai tercapai dan dolar AS mengalami penurunan. Namun, risiko ini belum tentu terjadi. Sementara itu, prediksi analis lain menekankan pentingnya perubahan sentimen pasar sebelum pertemuan The Fed. Dengan demikian, harga emas tetap berada dalam kategori “berbahaya” untuk investor.
BeritaLokal, Jakarta, Harga emas Antam hari ini mengalami kenaikan 18 ribu rupiah per gram, menciptakan tren yang dinilai memicu minat pelaku pasar. Dengan mengeksplore detail harga emas berdasarkan ukuran dan prediksi analisis, para investor harus memantau dinamika pasar global untuk mengambil keputusan strategis.