BeritaLokal, Jakarta – Pekan ini mengakhiri dengan tren kinerja aset kripto yang terus menunjukkan tanda-tanda penurunan, meski ada upaya dari peristiwa geopolitik di Timur Tengah. S&P 500 mencatatkan kenaikan mingguan kesembilan berturut-turut pada Jumat, 29 Mei 2026, menempatkan indeks naik hampir 20 persen dari titik terendah Maret. Namun, upaya tersebut gagal mendorong kenaikan bitcoin dan ether (ETH), yang mengakhiri pekan dengan penurunan sekitar 3 persen.
Harga minyak Brent mencapai USD 92 per barel, meski tetap tergantung pada dinamika konflik geopolitik di Timur Tengah. Sementara itu, harapan gencatan senjata AS-Iran yang diperkirakan akan berlangsung selama 60 hari tidak memperkuat kinerja aset kripto. Presiden AS Donald Trump mengklaim siap membuat keputusan akhir, tetapi tuntutannya terhadap Iran tetap bersifat ketat, termasuk menyerahkan uranium yang diperkaya dan membuka Selat Hormuz.
Di sisi lain, aset kripto tidak bergerak seiring pergerakan pasar. Bitcoin turun 2,6 persen menjadi USD 73.445, ether mengalami penurunan 2,5 persen ke USD 2.011, dan SOL menurun 2,2 persen hingga USD 82,42. TRX, aset kripto yang lebih kecil, turun 5,6 persen menjadi penurunan mingguan terburuk di antara 10 aset utama. Token HYPE Hyperliquid melonjak 19,4 persen dalam sepekan hingga USD 65 karena sentimen positif terhadap aset tersebut.
Dalam kisah pergerakan BNB dan XRP, CEO Intercontinental Exchange, Jeffrey Sprecher, memuji platform perdagangan terdesentralisasi di konferensi Bernstein. BNB naik 1,9 persen, sementara XRP mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 0,7 persen. Namun, tren makro masih rentan karena dinamika negosiasi AS-Iran dan keputusan Trump terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Perubahan ini disebabkan oleh arus masuk ETF Bitcoin spot yang lebih lemah, meskipun kondisi makro membaik. Sementara itu, aset kripto yang lebih kecil seperti HYPE tetap menunjukkan sentimen positif. Kinerja aset kripto terus menjadi cerminan dinamika pasar global, dengan pergerakan yang seringkali tidak bersamaan dengan perubahan makro ekonomi.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. beritalokal.my.id tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Artikel Terkait
Pajak Digital Meningkat, Kas Negara Jadi Rp54,71 Triliun
23 Juli 2026
Kejahatan Siber Sindikat Korporat Hidupkan Kerugian 2 Triliun
21 Juli 2026
FBI Tangkap Steam Malware Setelah Kesalahan
18 Juli 2026
OJK Bongkar Modus Judi Online Lewat QRIS dan Kripto
16 Juli 2026
Temasek Hindari Investasi Kripto, Fokus AI
15 Juli 2026
Kraken Luncurkan Aplikasi Trading Kripto AI
15 Juli 2026
Kripto Melemah: Bitcoin, Ethereum, Cardano Tertekan
15 Juli 2026
Uni Eropa Revisi Aturan Kripto
15 Juli 2026
Memuat komentar...