Claude Guillemot: Arsitek Penting di Ubisoft dan Thrustmaster Menggugat Perubahan Strategi

BeritaLokal, Jakarta – Claude Guillemot, salah satu dari lima bersaudara yang mendirikan raksasa game Ubisoft pada 1986, meninggal dunia dalam kecelakaan pesawat di Prancis Jumat sore (19/6/2026) waktu setempat. Pria berusia 69 tahun itu juga memimpin perusahaan aksesori gaming Guillemot Corporation, yang menjadi bagian dari jaringan bisnis khas Prancis.

Sebagai Chairman sekaligus CEO Guillemot Corporation, Claude menunjukkan kepemimpinan luar biasa dalam mengembangkan ekosistem perangkat keras gaming. Di bawah komandonya sejak 1997, perusahaan sukses meluncurkan solusi audio lewat merek Hercules serta aksesori ikonik untuk PC, ponsel, dan konsol di bawah bendera Thrustmaster. Produk-produk ini telah mencapai lebih dari 140 negara dengan jaringan distribusi global.

Kehadirannya di dewan direksi Ubisoft membawa pengaruh signifikan, karena ia menyuntikkan semangat kewirausahaan yang kuat ke dalam perusahaan. Pengalaman hidupnya di Asia memberinya perspektif unik mengenai dinamika pasar Timur yang kerap sulit ditembus perusahaan Barat. Pemahaman ekonomi dan teknologi komputasi yang mendalamnya memastikan produk gaming jutaan pengguna tetap relevan.

Menggabungkan keahlian ekonomi dengan penguasaan teknologi, Claude menjadi arsitek industri yang terus mendorong inovasi. Ia menguasai seluk-beluk perangkat keras, termasuk kompatibilitas PC, performa konsol, dan sensitivitas aksesori penunjang. Latar belakang akademisnya sebagai lulusan Magister Ilmu Ekonomi dari Rennes 1 University serta sertifikat Komputasi Industri dari ICAM Lille memperkuat kompetensi teknisnya.

Kecelakaan pesawat yang menimpa Claude menghentikan usia kariernya sebagai pendiri perusahaan gaming. Namun, jejak bisnisnya terus berdampak pada industri hiburan digital, terutama melalui ekspansi global Guillemot Corporation dan kontribusi dalam pengembangan teknologi gaming yang diakui dunia.

error: Content is protected !!