beritalokal.my.id, Jakarta – Pengguna internet beramai-ramai melaporkan layanan ChatGPT down hari ini, Jumat (29/5/2026). Keluhan chatbot AI milik OpenAI tidak bisa diakses sudah ramai beredar di internet.
Mendapati laporan tersebut, tim Tekno beritalokal.my.id langsung coba mengecek status chatbot AI di laman web OpenAI tersebut memang terjadi kendala.
“Saat ini kami sedang mengalami masalah,” tulis OpenAI di laman web mereka. “Pengguna mungkin akan menghadapi masalah saat memakai ChatGPT, login, atau membuat akun baru.”
Perusahaan juga menyebutkan, saat ini mereka sedang melakukan penyelidikan tentang apa yang menjadi penyebab ChatGPT down secara global.
Sementara itu, pantauan di situs pendeteksi layanan error, Downdetector, menyebutkan layanan ChatGPT down terjadi di berbagai negara. “Laporan pengguna mengindikasikan kemungkinan ada problem di OpenAI,” kata Downdetector.
Grafik real-time Downdetector memperlihatkan, ChatGPT error terjadi pada jam 9.57 WIB dengan 125 laporan. Selang beberapa menit kemudian, angka laporan meningkat hingga 315 laporan pada jam 10.12 WIB.
Sebanyak 88 persen pengguna melaporkan tidak bisa mengakses layanan ChatGPT, 6 persen buka website, dan 3 persen sisanya tidak bisa membuka chatbot versi web. Hingga berita ini ditulis, pihak OpenAI belum memberikan penjelasanapa yang terjadi.
ChatGPT Kini Bisa Bikin Slide PowerPoint dari Email
Di sisi lain, OpenAI meluncurkan fitur terbaru yang memungkinkan pengguna memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menyusun presentasi. Perusahaan teknologi tersebut mengumumkan bahwa ChatGPT kini telah terintegrasi secara resmi dengan Microsoft PowerPoint.
Melalui integrasi ini, ChatGPT mampu membuat slide presentasi baru dari nol, serta mengedit dan memperbarui dokumen yang sudah ada.
Lantas, bagaimana caranya? Sama seperti fungsi ChatGPT pada umumnya, fitur ini bekerja berdasarkan natural language prompts (perintah teks biasa).
Selain itu, pengguna juga bisa menyusun presentasi dengan menarik materi langsung dari layanan terhubung seperti Gmail, Outlook, hingga SharePoint.
Saat ini, sebagaimana dikutip dari Engadget, Jumat (22/5/2026), fitur PowerPoint tersebut masih dalam tahap beta.
Meski demikian, mayoritas pengguna OpenAI sudah bisa mencobanya, termasuk mereka yang menggunakan akun gratis maupun pelanggan korporat lewat layanan ChatGPT Business.
Mengejar Ketertinggalan
Langkah OpenAI ini dinilai sebagai upaya menyamai peta persaingan teknologi. Sebab, Anthropic (rival utamanya) telah meluncurkan fitur serupa pada robot percakapannya, Claude, sejak September 2025.
Sementara itu, Google juga sudah lama mengintegrasikan AI Gemini secara mulus ke dalam platform Google Slides miliknya.
Ya, kehadiran ChatGPT di PowerPoint terhitung agak terlambat. Chatbot besutan OpenAI ini sebenarnya sudah lebih dulu tertanam di berbagai alat produktivitas kerja lain, seperti Microsoft Excel dan Google Sheets.
Rencana Besar OpenAI
Penguatan fitur di sektor korporat ini diduga kuat berkaitan dengan rencana besar OpenAI di masa depan. Perusahaan dikabarkan tengah bersiap melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) yang diprediksi bakal bernilai fantastis.
Oleh karena itu, sangat masuk akal jika OpenAI kini gencar menduplikasi berbagai kemampuan kompetitor demi mendongkrak nilai tawar perusahaan di mata investor.
