Selain bercakap-cakap, para pengguna ChatGPT nantinya dapat menikmati sejumlah fitur berikut ini.
PerbesarIlustrasi ChatGPT. (Photo by Emiliano Vittoriosi on Unsplash)
, Jakarta – OpenAI dikabarkan segera meluncurkan pembaruan besar-besaran yang akan mengubah ChatGPT menjadi sebuah super app.
Langkah ini menandai pergeseran besar, di mana platform kecerdasan buatan (AI) tersebut tidak lagi sekadar menjadi teman mengobrol virtual, melainkan pusat ekosistem digital multifungsi.
Berdasarkan laporan pertama dari The Financial Times, sebagaimana dikutip dari Engadget, Senin (8/6/2026), perombakan ChatGPT ini dirancang untuk mendorong pengguna mengeksplorasi fitur yang lebih luas.
Selain bercakap-cakap, pengguna nantinya dapat langsung mengakses alat pemrograman (coding), generator gambar, hingga berbagai aplikasi besutan mitra eksternal seperti Canva dan Booking.com dalam satu wadah.
Pembaruan radikal ini diperkirakan bakal meluncur dalam beberapa pekan ke depan. Sebagai tahap awal, transformasi visual dan fungsi tersebut akan muncul terlebih dahulu pada situs web resmi dan aplikasi seluler ChatGPT.
Meski versi gratisnya telah sukses menjaring jutaan pengguna global, OpenAI kini mengalihkan fokus untuk menggaet lebih banyak klien korporat (enterprise).
Melalui super app ini, OpenAI ingin membuktikan bahwa ChatGPT mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks di dunia kerja, bukan sekadar menjawab pertanyaan interaktif.
Dongkrak Pendapatan
Strategi ini dinilai krusial untuk mendongkrak pendapatan perusahaan dari sektor bisnis skala besar. Suntikan modal dari adopsi massal oleh para pekerja kantoran ini diproyeksikan bakal memuluskan rencana besar OpenAI untuk melantai di bursa saham (IPO/Initial Public Offering).
Perusahaan rintisan yang dipimpin Sam Altman ini dirumorkan membidik waktu go public paling cepat pada September 2026.
Selain demi urusan isi dompet perusahaan, langkah agresif OpenAI ini juga dipicu oleh persaingan yang kian memanas di industri AI. Rival utama mereka, Anthropic, baru-baru ini juga mengumumkan rencana serupa untuk segera menggelar IPO.
Integrasi Ekosistem Digital
Kabar mengenai transformasi ini sebenarnya bukan hal baru. Pada Maret 2026, The Wall Street Journal dan CNBC sempat membocorkan bahwa OpenAI tengah menggodok proyek super app yang menyatukan ChatGPT, peramban, dan aplikasi Codex untuk perangkat desktop.
Sebelumnya, OpenAI juga memperkenalkan direktori aplikasi di dalam ChatGPT. Fitur tersebut memungkinkan platform terhubung secara otomatis dengan aplikasi pihak ketiga yang populer digunakan sehari-hari, seperti Spotify dan Dropbox.
Melalui perombakan total yang akan datang, batas antara asisten AI dan aplikasi produktivitas harian dipastikan bakal semakin melebur.
